Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Antrean Panjang di Padangbai, Arus Mudik Bali-NTB Meningkat

Zulfika Rahman • Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:57 WIB

 Antrean penumpang kapal yang menggunakan kendaraan roda dua membeludak di Pelabuhan Padangbai, Sabtu (14/3) pagi.
Antrean penumpang kapal yang menggunakan kendaraan roda dua membeludak di Pelabuhan Padangbai, Sabtu (14/3) pagi.

Radarbadung.jawapos.com– Arus mudik yang meninggalkan Bali menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Pelabuhan Padangbai mulai menunjukkan peningkatan sejak Sabtu siang (14/3).

Sebelumnya, pelabuhan penghubung tersebut belum menunjukkan aktivitas yang meningkat.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean pemudik memanjang, terutama bagi pengguna kendaraan roda dua yang antreannya terlihat membeludak.

Kondisi serupa juga terjadi di area parkir untuk kendaraan roda empat, dengan sejumlah mobil pribadi hingga truk menunggu untuk masuk ke kapal.

 Baca Juga: Proyek Pengolahan Sampah jadi Energi Listrik Mundur Lagi, Bali yang Pertama dengan Teknologi Standar Eropa

"Sudah sekitar dua jam menunggu. Lumayan ramai hari ini," ujar salah seorang pemudik roda empat, Fadlan. 

Sementara itu, Mahesa Yuanda, seorang penumpang roda dua, mengaku memilih untuk mudik lebih awal.

"Karena Lebaran sudah dekat, dan pekerjaan juga sudah libur," katanya.

Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Padangbai, I Ketut Sugiartono, membenarkan peningkatan aktivitas pemudik sejak Sabtu.

Namun, data pasti jumlah penumpang belum dapat dihitung secara akurat.

"Data penumpang baru bisa terhitung besok (Minggu), karena perhitungan dilakukan setiap 24 jam," jelasnya.

Meski ada peningkatan jumlah penumpang, kondisi tersebut masih termasuk normal karena belum ada kebutuhan untuk menambah trip atau armada kapal.

"Kami menerapkan tiga skenario: normal, padat, dan sangat padat. Saat ini masih dalam kategori normal," ujarnya.

Baca Juga: Ranperda Angkutan Sewa Khusus Pariwisata Berbasis Aplikasi Terhenti di Kemendagri, Poin KTP Bali- Pelat DK Diduga Diskriminatif

Hingga Sabtu kemarin, pelabuhan tetap menjalankan 13 trip harian.

Total armada kapal yang beroperasi dari Padangbai ke Pelabuhan Lembar adalah 26 unit, namun enam di antaranya sedang dalam proses docking sehingga hanya 20 kapal yang melayani penyeberangan.

"Berkaca dari tahun lalu, aktivitas mudik di Padangbai tidak sampai mengganggu lalu lintas jalur utama. Tidak seperti di Gilimanuk, di sini masih bisa teratasi dengan baik," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Pelabuhan Padangbai, I Ketut Purwita, mengungkapkan bahwa arus mudik tahun ini diprediksi mengalami peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan hingga 7 persen.

"Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 16 dan 17 Maret atau lima hari sebelum Lebaran," katanya.

Untuk menghadapi puncak mudik, pihaknya akan menambah jumlah trip menjadi 17 dan mempersingkat waktu bongkar muat dari 1,5 jam menjadi 1 jam.

"Saat ini meskipun ada peningkatan, statusnya masih normal," tambahnya.***

Editor : Donny Tabelak
#ntb #antrean panjang #Pelabuhan Padang Bai #mudik