Radarbadung.jawapos.com- Sebanyak 49 dari 60 warga binaan beragama Islam di Rutan Kelas IIB Bangli menerima remisi khusus Hari Raya Idul Fitri, Sabtu (21/3).
Setelahnya, Aula Graha Jagadhita terasa hangat dengan pertemuan haru warga binaan dan keluarga.
Kepala Rutan, Resnu Parada Andhika mengatakan, kegiatan ini wujud pendekatan humanis dalam sistem pemasyarakatan.
"Kami ingin suasana lebih hangat dan bermakna. Momen setelah remisi jadi waktu tepat untuk pertemuan tanpa sekat, karena cinta keluarga penting bagi pembinaan," ujarnya.
Dalam pertemuan itu, anak-anak berlari memeluk ayah, istri genggam tangan suami, dan orang tua usap wajah anak dengan haru.
Waktu seakan jadi untuk rindu yang terpendam.
Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan, tapi upaya bangun harapan.
"Di balik pelukan ada harapan untuk berubah dan jadi lebih baik di masyarakat," tambahnya.
Pertemuan ini simbol kebebasan sesaat dari sekat fisik, serta pengingat bahwa warga binaan tetap manusia punya cinta dan impian.***
Editor : Donny Tabelak