Radarbadung.jawapos.com– Pemerintah Provinsi Bali tengah merancang Surat Edaran (SE) untuk mengatur pelaksanaan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, sebagai tindak lanjut instruksi pemerintah pusat melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Hal ini dikonfirmasi oleh Karo Organisasi Setda Provinsi Bali, Tjokorda Istri Srimas Pemayun, saat dihubungi kemarin.
"Masih proses surat edarannya," ujar Tjok Sri secara singkat.
Sebagaimana diketahui, Mendagri Tito Karnavian telah menerbitkan SE Nomor 800.1.5/3349/SJ tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.
Kebijakan WFH setiap hari Jumat akan mulai berlaku pada 10 April 2026 mendatang.
Di sisi lain, meskipun sektor pendidikan tidak termasuk dalam kebijakan WFH, upaya penghematan energi tetap dilakukan secara ketat.
SMAN 3 Denpasar sebagai contoh, melakukan langkah efisiensi dengan mengingatkan seluruh warga sekolah untuk lebih bijak menggunakan listrik dan perangkat elektronik lainnya.
Kepala SMAN 3 Denpasar, Kadek Dwi Rustinawati, menegaskan bahwa efisiensi energi akan diperketat di setiap lini, termasuk pembatasan penggunaan AC dan kipas angin di ruang kelas.
"Di ruang-ruang kelas kami dilengkapi dengan kipas angin, AC, dan beberapa perangkat yang memerlukan energi listrik. Jadi, yang bisa kami lakukan adalah terus menekankan dan mengingatkan kepada anak-anak untuk menggunakan energi secara bijak," jelasnya.
Pengawasan terhadap penggunaan energi akan dilakukan lebih ketat lagi kepada guru, siswa, dan pegawai sekolah.
Padahal sebelumnya, sekolah yang dikenal sebagai Trisma ini sudah menerapkan langkah serupa.
"Kami menerapkan itu setiap saat dan mengontrol bagaimana penggunaan energi di kelas-kelas. Untuk saat ini, kami melakukan hal yang sama, bahkan lebih intensif lagi dalam mengingatkan semua pihak," bebernya.
Dwi Rustinawati berharap bahwa penggunaan energi secara bijak tidak hanya menjadi aturan sementara, tetapi juga menjadi pola hidup yang diterapkan terus-menerus, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.
"Sudah saya sampaikan agar menjadikan efisiensi ini sebagai bagian dari pola hidup, tidak hanya di sekolah tetapi juga di rumah," tandasnya.***
Editor : Donny Tabelak