Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Tersambar Petir Saat Hujan Deras, Tiga Bangunan Suci di Pura Balai Agung Kintamani Ludes Terbakar

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 8 April 2026 | 05:54 WIB
Petugas kepolisian dari Polres Bangli melakukan pengolahan tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran Pura Balai Agung, Desa Abangsongan, Kecamatan Kintamani, Selasa (7/4) kemarin. (Foto Polres Bangli)
Petugas kepolisian dari Polres Bangli melakukan pengolahan tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran Pura Balai Agung, Desa Abangsongan, Kecamatan Kintamani, Selasa (7/4) kemarin. (Foto Polres Bangli)

Radarbadung.jawapos.com– Sebuah musibah kebakaran menimpa kawasan tempat ibadah di Desa Abangsongan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

Peristiwa nahas ini terjadi di Pura Balai Agung pada Selasa (7/4) siang sekitar pukul 13.30 WITA.

Kebakaran yang dilaporkan menghanguskan tiga bangunan suci di kawasan pura tersebut diduga kuat dipicu oleh sambaran petir yang terjadi saat cuaca sedang buruk. 

Kejadian pertama kali diketahui oleh warga setempat, I Made Bawa, yang saat itu sedang berada di teras rumahnya yang persis berada di depan lokasi pura.

Saat itu, wilayah Kintamani tengah diguyur hujan deras disertai petir.

Tiba-tiba, ia mendengar suara gemuruh yang sangat keras bersamaan dengan kilatan petir yang menyambar langsung ke salah satu bangunan di dalam areal pura.
 
"Saya mendengar suara gemuruh yang begitu keras disertai kilatan petir yang menyambar bangunan meru di sana," ujarnya.
 
Tak lama setelah sambaran itu, api tampak mulai berkobar dari bangunan Meru Tumpang 7 Betara Sakti Tuluk Biyu yang atapnya terbuat dari bahan ijuk yang mudah terbakar.

Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sebelahnya, yakni Meru Tumpang 5 Betara Ratu Medue Gama, serta melahap bangunan suci lainnya, Pelinggih Betara Ayu.
 
Melihat kondisi tersebut, Bawa yang sempat merekam peristiwa itu menggunakan gawai miliknya, segera membunyikan kentungan untuk meminta bantuan warga sekitar.

Mendengar tanda bahaya tersebut, warga berdatangan dan bahu-membahu berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya.
 
Tak berselang lama, tepatnya pukul 14.00 WITA, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kabupaten Bangli tiba di lokasi.

Bersama warga, petugas berupaya meredam si jago merah.

Berkat kerja sama yang baik, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 15.00 WITA.

Kasi Humas Polres Bangli, Iptu I Ketut Gede Ratwijaya, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

Ia menyebutkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden yang menimpa tempat ibadah tersebut.

Namun, kerugian materiil yang ditimbulkan akibat hangusnya bangunan-bangunan bersejarah itu diperkirakan mencapai angka Rp1 miliar.***

Editor : Donny Tabelak
#kintamani #Polres Bangli #kebakaran #songan #pura