Belum Bisa Beroperasi, Dermaga Mertasari Masih Tunggu Izin Pusat
Adrian Suwanto• Kamis, 23 April 2026 | 06:29 WIB
Pembangunan Dermaga Mertasari di Sanur Kauh Denpasar. (Foto Adrian Suwanto)
Radarbadung.jawapos.com– Pembangunan Dermaga Mertasari di Sanur Kauh hingga saat ini belum bisa beroperasi.
Proses peluncurannya masih menunggu pemenuhan persyaratan teknis dan administrasi dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Denpasar, I Ketut Sriawan, menjelaskan bahwa secara konsep, dermaga ini akan menjadi simpul transportasi laut penting untuk mendukung pariwisata dan mengurai kemacetan di kawasan Sanur. Namun, izin operasional masih dalam proses.
"Masih dalam tahap pemenuhan persyaratan teknis dan administrasi. Khususnya terkait izin operasional pelabuhan dan pemanfaatan ruang laut yang menjadi kewenangan pusat," ujar Sriawan, Rabu (22/4).
Fasilitas Masih Disempurnakan
Selain perizinan, sejumlah fasilitas pendukung seperti ruang tunggu penumpang dan sistem pelayanan juga masih dalam tahap penyempurnaan.
Pihaknya menegaskan tidak ingin terburu-buru demi menjaga aspek keselamatan dan standar pelayanan.
"Kami terus berkoordinasi dengan KSOP dan Kementerian Perhubungan untuk mempercepat izin. Targetnya, Juni 2026 sudah bisa mulai beroperasi," tegasnya.
Jika sudah beroperasi, kehadiran Dermaga Mertasari diharapkan bisa memecah kerumunan penumpang yang selama ini terpusat di dermaga utama Sanur.
Hal ini akan berdampak langsung pada pengurangan beban lalu lintas di jalur darat.
"Dermaga ini bagian dari pengembangan transportasi terintegrasi dari Sanur, Serangan, hingga Sesetan. Penumpang bisa terbagi, sehingga kemacetan bisa terurai dan layanan meningkat," jelasnya.
Meski demikian, operasional penuh tetap bergantung pada terbitnya izin resmi.
Jika target Juni belum terpenuhi, pihaknya akan terus berkoordinasi mencari solusi terbaik tanpa mengabaikan standar keselamatan.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Bhukti Praja Sewakadharma, I Nyoman Putrawan, menambahkan bahwa pengerjaan fisik ruang tunggu masih berjalan.
"Menurut pihak pengelola, pengerjaan fisik ditargetkan selesai bulan Juni ini," ungkapnya.***