Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Sopir Rem Mendadak, Ambulans Jenazah Tabrak Truk Tangki Pertamina di Jalur Denpasar - Gilimanuk

Juliadi Radar Bali • Rabu, 29 April 2026 | 11:40 WIB
Kondisi mobil ambulans pengangkut jenazah yang mengalami kerusakan parah usai menabrak bagian belakang truk tangki Pertamina di jalur Denpasar-Gilimanuk. (Foto Juliadi)
Kondisi mobil ambulans pengangkut jenazah yang mengalami kerusakan parah usai menabrak bagian belakang truk tangki Pertamina di jalur Denpasar-Gilimanuk. (Foto Juliadi)

Radarbadung.jawapos.com– Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Banjar Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Senin (27/4) sore.

Sebuah mobil ambulans pengangkut jenazah menabrak bagian belakang truk tangki Pertamina.

Beruntung, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Kendaraan ambulans bernomor polisi DK 9013 HH tersebut merupakan milik Kremasi Cekomaria dan dalam keadaan kosong atau tidak mengangkut jenazah saat kejadian.

Mobil ini dikemudikan oleh Made Ekariawan, 46, warga Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan.
 
Kejadian berlangsung sekitar pukul 16.05 WITA.

Saat itu, ambulans bergerak dari arah Gilimanuk menuju Denpasar. Sesampainya di lokasi, di depan truk tangki yang melaju di depannya tiba-tiba ada sepeda motor yang terjatuh di tengah jalan.
 
Melihat kondisi tersebut, pengemudi truk tangki langsung menginjak rem secara mendadak.

Namun karena jarak antara kedua kendaraan terlalu rapat, pengemudi ambulans tidak memiliki waktu dan ruang yang cukup untuk menghindar.

Akibatnya, mobil tersebut langsung menabrak bagian belakang bodi truk tangki.
 
Dampak dari benturan keras itu, bagian depan ambulans mengalami kerusakan cukup parah, sementara truk tangki juga mengalami kerusakan pada bagian belakang.

Total kerugian material dari kedua kendaraan diperkirakan mencapai Rp5 juta. Untungnya, sopir ambulans hanya mengalami luka ringan dan segera mendapatkan penanganan medis.

Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata, membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, penyebab utama kecelakaan adalah kurangnya perhatian dan tidak menjaga jarak aman antar kendaraan.
 
“Pengemudi truk mengerem mendadak karena ada motor jatuh di depannya. Karena jaraknya terlalu dekat, sopir ambulans kaget dan tidak bisa menghindar, sehingga terjadi tabrakan,” jelasnya.
 
Ia menambahkan, saat ini kasus tersebut sudah selesai.

Pihak yang terlibat telah sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan atau damai.
 
“Kami sudah memeriksa para pihak dan saksi. Namun dalam perjalanannya, kedua belah pihak sepakat berdamai sehingga kasus ini tidak dilanjutkan ke proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#truk #pertamina #tabrakan #Jalan Denpasar - Gilimanuk #Polres Tabanan