Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Berbekal Aroma Busuk, Tim SAR Temukan Jasad Lansia di Dasar Jurang Gunung Batukaru

Juliadi Radar Bali • Senin, 11 Mei 2026 | 06:02 WIB
Suasana proses evakuasi jenazah I Made Dibia yang dilakukan petugas di kawasan Gunung Batukaru, Tabanan. (Istimewa)
Suasana proses evakuasi jenazah I Made Dibia yang dilakukan petugas di kawasan Gunung Batukaru, Tabanan. (Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com– Penantian panjang sekaligus pencarian yang sempat dihentikan akhirnya menemukan jawaban.

Seorang lansia berusia 84 tahun, I Made Dibia asal Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, yang hilang saat beraktivitas di kawasan Gunung Batukaru, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Ia ditemukan terjatuh di dasar jurang yang memiliki kedalaman hampir 100 meter.
 
Keberadaan korban diketahui pada Sabtu (9/5) siang sekitar pukul 14.00 WITA. Namun, kondisi medan yang terjal, curah hujan yang tinggi, serta kabut tebal membuat proses pengangkatan jenazah tidak dapat dilakukan pada hari itu juga.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, Basarnas, BPBD Tabanan, dan relawan pun memutuskan untuk menunda dan melanjutkan proses evakuasi pada keesokan harinya, tepatnya Minggu (10/5).
 
Kabag Ops Polres Tabanan, Kompol I Made Tama, menjelaskan proses pengangkatan jenazah memakan waktu yang cukup lama karena lokasi penemuan yang sangat sulit dijangkau.

Posisi jenazah berada di dasar jurang sedalam 90 hingga 100 meter, sementara kondisi jenazah pun sudah mengalami pembusukan sejalan dengan lama waktu hilang yang mencapai 15 hari.
 
“Awalnya kami menduga bau yang tercium kuat di lokasi pencarian berasal dari bangkai hewan liar yang banyak hidup di kawasan hutan. Namun setelah ditelusuri lebih dalam, ternyata sumber bau lainnya berasal dari jenazah korban yang terjatuh di dalam jurang tersebut,” jelasnya.
 
Untuk mengangkat jenazah dari kedalaman yang cukup ekstrem itu, tim penyelamat menerapkan teknik penyelamatan khusus atau vertikal rescue.

Sebanyak dua orang petugas ahli diturunkan menggunakan peralatan tali pengaman menuju dasar jurang.

Di sana, jenazah korban dibungkus rapi ke dalam kantong jenazah, sebelum akhirnya ditarik perlahan naik ke permukaan demi menghindari risiko terjadinya benturan.
 
Seluruh rangkaian proses evakuasi dinyatakan selesai sekitar pukul 12.30 WITA.

Jenazah korban kemudian langsung dibawa menggunakan kendaraan ambulans menuju Setra Desa Jegu untuk selanjutnya diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga.
 
Pihak keluarga menyatakan menerima kepergian korban dengan lapang dada dan penuh keikhlasan.

Mereka juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh petugas dan relawan yang telah bekerja keras dan berjuang melewati medan sulit demi menemukan keberadaan korban.***

Editor : Donny Tabelak
#lansia ditemukan tewas #gunung batukaru #jurang #Polres Tabanan