Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Tata Setra Badung, Pemkot Denpasar Gelontorkan Rp12,9 Miliar  

Adrian Suwanto • Sabtu, 30 Mei 2026 | 07:29 WIB
Proses pengerjaan pembangunan tembok pembatas sebagai bagian dari penataan kawasan Setra Badung. (Foto Adrian Suwanto)
Proses pengerjaan pembangunan tembok pembatas sebagai bagian dari penataan kawasan Setra Badung. (Foto Adrian Suwanto)

Radarbadung.jawapos.com– Kawasan Setra Badung yang merupakan lahan milik desa adat tengah mendapatkan penataan menyeluruh yang dikerjakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Kota Denpasar.

Proyek ini menjadi wujud sinergi yang baik antara lembaga adat dan pemerintah daerah, demikian disampaikan oleh Bendesa Adat Denpasar, Anak Agung Ngurah Alit Wirakesuma, Kamis (28/5).

Agung Alit Wirakesuma menjelaskan bahwa selain mengajukan permohonan penataan kepada Pemerintah Kota Denpasar, pihak desa adat juga sedang menjajaki kerja sama dengan PLN untuk penataan jaringan kabel di kawasan tersebut.

“Sampai saat ini, permohonan kepada Pemkot melalui Dinas Perkimta sudah terealisasi. Kami berharap kerja sama dengan PLN juga dapat segera terwujud,” ujarnya.

Penataan ini dirancang agar kawasan menjadi lebih fungsional dan nyaman digunakan oleh seluruh masyarakat.

Salah satu perubahan yang dilakukan adalah pemindahan jalur lari (jogging track).

Jika sebelumnya berada di dalam kawasan setra, kini jalur tersebut dibangun di bagian luar.

“Kini jalur lari berada di sisi luar, dimulai dari trotoar masuk ke dalam sekitar 0,8 hingga 1 meter,” jelasnya.

Pekerjaan penataan dilakukan di dua sisi kawasan, yaitu sisi utara dan selatan. Ke depannya, diharapkan tercipta keseimbangan pemanfaatan antara kepentingan umum masyarakat dan kebutuhan adat.

Hal ini mengingat aktivitas upacara dan kremasi di tempat tersebut terbilang cukup padat.

Dengan penataan ini, diharapkan tampilan Setra Badung menjadi lebih rapi dan layak digunakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkimta Kota Denpasar, I Gede Cipta Sudewa Atmaja, menyampaikan bahwa pekerjaan fisik proyek ini telah dimulai sejak 12 Mei lalu dan ditargetkan selesai pada 7 Desember mendatang.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas fasilitas umum sekaligus menjaga nilai sakral dan fungsi sosial kawasan tersebut.

Proyek yang digelontorkan anggaran senilai Rp12,9 miliar ini memfokuskan perbaikan pada sejumlah aspek utama, antara lain perbaikan tembok pembatas sepanjang sekitar 1.200 meter yang di beberapa titik mengalami kerusakan, perbaikan candi bentar, serta pembangunan pagar keliling untuk mempertegas batas kawasan.

Selain itu, disiapkan pula jalur lari guna menunjang kenyamanan warga yang beraktivitas di sekitarnya.

Hingga saat ini, tahap pembongkaran tembok lama di sejumlah titik telah dilaksanakan, diikuti dengan pemangkasan pepohonan.

Penataan ini dinilai sangat penting mengingat Setra Badung bukan hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan upacara adat dan keagamaan umat Hindu, melainkan juga menjadi ruang publik yang setiap hari dimanfaatkan warga untuk bersosialisasi dan berolahraga.***

Editor : Donny Tabelak
#badung #setra #bendesa adat #pemkot Denpasar #proyek