Radarbadung.jawapos.com– Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, terus didorong untuk menjadi pusat budidaya ikan bandeng berkualitas tinggi atau premium.
Upaya ini semakin nyata setelah hasil budidaya milik Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bunga Indah, Desa Sumberklampok, berhasil menembus pasar internasional.
Ikan bandeng dibudidayakan di kawasan lepas pantai Desa Sumberklampok. Hasil panennya kini sudah dilirik dan dikirim ke negara tetangga seperti Malaysia dan Filipina.
Melihat potensi besar tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen mendukung perkembangan sektor perikanan.
Saat ini tercatat ada lebih dari 60 kelompok nelayan yang aktif mengembangkan budidaya ikan bandeng.
Ke depannya, kawasan ini ditargetkan menjadi sentra produksi utama atau dikenal sebagai "Kampung Bandeng" yang diakui secara nasional.
“Pemerintah berkomitmen terus memberikan penyuluhan dan edukasi kepada para pembudidaya agar Gerokgak dapat benar-benar menjadi pusat budidaya bandeng premium,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, Sabtu (30/5).
Salah satu contoh keberhasilan adalah yang diraih KUB Bunga Indah yang berada di bawah binaan dinas terkait.
Kelompok ini baru saja memanen sebanyak 8 ton ikan bandeng yang memenuhi standar ekspor, diambil dari Keramba Jaring Apung (KJA).
Ukuran ikan yang dihasilkan berkisar 3–4 ekor per kilogram, yang dipelihara di 16 kolam aktif.
Bibit bandeng atau nener dipilih secara selektif dan dipelihara selama hampir enam bulan, tepatnya selama lima bulan 17 hari, sebelum siap dipanen.
Budidaya ini dimulai sejak Desember 2025 dan berhasil berkat dukungan kondisi kualitas air laut yang baik.
“Semoga keberhasilan ini dapat menjadi contoh dan memotivasi kelompok pembudidaya lain untuk terus mengembangkan usaha serupa, khususnya di wilayah Gerokgak,” harap Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra.***
Editor : Donny Tabelak