Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Proyek Underpass Tohpati Masih Penyesuaian Anggaran APBN, Ditargetkan Mulai Dibangun 2027

Adrian Suwanto • Senin, 1 Juni 2026 | 14:43 WIB
Suasana di persimpangan Tohpati yang sering mengalami kepadatan lalu lintas, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. (Foto Adrian Suwanto)
Suasana di persimpangan Tohpati yang sering mengalami kepadatan lalu lintas, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja. (Foto Adrian Suwanto)

Radarbadung.jawapos.com– Sebagai solusi mengurai kemacetan parah di persimpangan Tohpati, Denpasar direncanakan akan dibangun terowongan jalan (underpass).

Saat ini, rencana pembangunan tersebut masih dalam tahap penyesuaian anggaran melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
 
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, Putu Tony Marthana Wijaya, menjelaskan bahwa pelaksanaan proyek ini masih menunggu kepastian anggaran dari pemerintah pusat.

Pihaknya menargetkan pembangunan dapat dimulai paling cepat pada tahun 2027.
 
“Pengerjaan proyek ini masih dalam proses penyesuaian anggaran di tingkat pusat karena menggunakan dana APBN. Kami berharap tahun 2027 nanti pembangunannya sudah bisa dimulai,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (1/6).
 
Ia menambahkan bahwa proyek ini menjadi kewenangan pemerintah pusat, sedangkan Pemerintah Kota Denpasar hanya akan merasakan manfaatnya.

Sementara penyusunan Detail Engineering Design (DED) atau rancangan teknis detail dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Bali.
 
“Di tingkat kota kami tidak memiliki kewenangan, namun kami yang akan menerima manfaat dari proyek ini,” ungkap Tony.
 
Terkait kebutuhan pembebasan lahan, pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut. Semua akan diketahui setelah rancangan teknis selesai disusun dan disahkan.
 
“DED-nya masih dalam proses pengerjaan. Setelah selesai dan disahkan barulah kita bisa mengetahui apakah ada lahan yang perlu dibebaskan atau tidak,” jelasnya.
 
Selain di persimpangan Tohpati, pembangunan underpass juga direncanakan di dua titik lain, yaitu di persimpangan Jalan Gatot Subroto–Jalan Cokroaminoto, serta di kawasan Jimbaran, Kabupaten Badung.
 
Diharapkan pembangunan infrastruktur ini nantinya dapat melancarkan arus lalu lintas yang selama ini sangat padat, terutama pada jam sibuk, sehingga dapat mengurangi tingkat kepadatan dan mengurangi risiko stres bagi para pengendara.***

Editor : Donny Tabelak
#apbd #macet #pemkot Denpasar #proyek