Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Diduga Dipengaruhi Miras, Motor Vario Hantam Beton Pembatas, Pengendara Asal Bogor Tewas Seketika

Andre Sulla • Selasa, 2 Juni 2026 | 18:01 WIB
Petugas Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan tunggal di Jalan PB Sudirman, Denpasar, Senin (1/6/2026) malam. (Istimewa)
Petugas Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan tunggal di Jalan PB Sudirman, Denpasar, Senin (1/6/2026) malam. (Istimewa)

Pembonceng Selamat dengan Luka Ringan, Polisi Lakukan Olah TKP

Radarbadung.jawapos.com– Sebuah kecelakaan lalu lintas berujung maut terjadi di Jalan PB Sudirman, tepatnya di depan Kampus Universitas Udayana, Kelurahan Dauh Puri Klod, Denpasar.

Peristiwa berlangsung pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 23.35 WITA.

Seorang pengendara motor tewas di tempat setelah kendaraannya oleng dan menabrak beton pembatas taman bunga di tepi jalan.
 
Korban teridentifikasi berinisial AA, 35, pria asal Bogor, Jawa Barat.

Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi DK 5514 ACC sambil membonceng seorang pria berinisial R, 30.
 
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, awalnya korban melaju dari arah utara menuju selatan.

Namun sesampainya di lokasi, kendaraannya tiba-tiba oleng ke kiri dan menghantam keras beton pembatas tersebut.
 
Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Denpasar, Ipda Nila Cahyaning Wisnu, menyampaikan dugaan sementara penyebab kecelakaan.

“Diduga pengendara berada dalam pengaruh minuman beralkohol sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Akibatnya, motor oleng ke kiri dan menabrak beton pembatas,” jelasnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2026).
 
Benturan yang cukup keras membuat korban mengalami luka berat, terutama di bagian kepala yang pecah disertai pendarahan dari telinga dan hidung.

Meski mendapatkan pertolongan pertama dari petugas di lokasi, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.
 
Berbeda dengan korban, pemboncengnya hanya mengalami luka ringan berupa lecet di lutut kanan dan kiri, jari kaki kiri, serta tangan kanan.

Ia tidak memerlukan perawatan medis intensif.
 
Setelah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi, jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar menuju RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk keperluan identifikasi lebih lanjut.***

Editor : Donny Tabelak
#kampus unud #pengaruh alkohol #polresta denpasar #universitas udayana #kecelakaan maut