Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Anggaran Disiapkan Rp9,3 Miliar, Trans Siswa Gratis Tabanan Belum Beroperasi

Juliadi Radar Bali • Selasa, 9 Juni 2026 | 08:34 WIB
Suasana sejumlah angkutan Trans Siswa gratis yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tabanan. (Foto Juliadi)
Suasana sejumlah angkutan Trans Siswa gratis yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tabanan. (Foto Juliadi)

Radarbadung.jawapos.com– Pemerintah Kabupaten Tabanan memastikan program layanan angkutan siswa gratis atau Trans Siswa tetap dilanjutkan pada tahun 2026.

Namun hingga saat ini, layanan tersebut belum dapat beroperasi karena masih menunggu selesainya proses lelang penyedia jasa pengangkutan.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Tabanan, I Dewa Putu Mahendra, menjelaskan pengadaan layanan Trans Siswa saat ini sedang berada pada tahap evaluasi penawaran.

Tercatat ada tiga peserta yang mengikuti proses lelang tersebut.

“Penetapan pemenang lelang diperkirakan akan dilakukan sekitar tanggal 22 Juni 2026, dengan catatan tidak ada sanggahan yang diajukan oleh peserta,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (8/6).

Ia menambahkan, setelah pemenang resmi ditetapkan, masih ada tahapan penandatanganan kontrak sebelum layanan bisa dijalankan sesuai ketentuan.

Nilai pagu anggaran untuk program tahun ini mencapai lebih dari Rp9,3 miliar, dengan masa kontrak berlaku hingga Desember 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Tabanan, I Made Murdika, memastikan anggaran pendukung program sudah tersedia.

Sebagai gambaran, pada tahun 2025 layanan ini melayani sebanyak 5.126 siswa dari 22 Sekolah Menengah Pertama melalui 98 trayek, dengan anggaran sebesar Rp9,52 miliar.

Selama menunggu proses lelang selesai dan layanan resmi berjalan, kebutuhan angkutan siswa masih terpenuhi dengan skema berbayar.

Besaran tarif saat ini ditentukan berdasarkan kesepakatan antara siswa dengan pengemudi angkutan.

“Program Trans Siswa tetap berlanjut tahun ini, hanya saja saat ini masih dalam tahap proses administrasi,” tegas Murdika.

Ke depannya, selain melanjutkan layanan yang sudah ada, Pemerintah Kabupaten Tabanan juga merencanakan penambahan sejumlah trayek baru pada tahun 2026.

Penyesuaian ini dilakukan untuk menjangkau kebutuhan sekolah-sekolah seperti SMPN 2 Selemadeg, SMPN 3 Selemadeg Timur, dan SMPN 3 Marga.

Selain penambahan trayek, pihak Dishub juga terus melakukan evaluasi terhadap jalur yang sudah berjalan.

Hasilnya menunjukkan adanya ketimpangan jumlah penumpang, di mana sebagian trayek masih sepi pengguna, sementara rute lain justru mengalami lonjakan penumpang, terutama pada jam-jam kepulangan sekolah.***

Editor : Donny Tabelak
#angkutan gratis #dishub tabanan #pendidikan #lelang #pemkab tabanan