Radarbadung.jawapos.com– Memasuki musim panen padi, risiko terjadinya pencurian mesin penggiling padi dan hasil panen di kawasan persawahan mulai meningkat.
Menyikapi hal ini, Polsek Selemadeg, Kabupaten Tabanan, memperluas dan memperketat jadwal patroli malam hari hingga menyasar langsung ke lahan-lahan pertanian milik petani.
Selama ini, patroli rutin biasanya difokuskan pada kawasan permukiman, pertokoan, tempat ibadah, dan fasilitas umum lainnya.
Namun pada masa panen ini, petugas juga menyebar ke jalur-jalur persawahan dan wilayah pengairan subak yang tersebar di seluruh desa dalam lingkup Kecamatan Selemadeg.
Kapolsek Selemadeg, Kompol I Made Subadi, menjelaskan langkah ini diambil karena pada musim panen, banyak petani yang menempatkan mesin penggiling padi serta menyimpan sementara hasil panennya langsung di tengah lahan persawahan untuk memudahkan proses kerja.
Kondisi ini dinilai berpotensi dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Mesin giling padi dan tumpukan hasil panen yang ditinggal di lokasi terbuka menjadi sasaran empuk pencuri. Inilah yang menjadi perhatian utama kami saat ini,” ujarnya, Selasa (16/6).
Ia menambahkan bahwa patroli malam memang sudah menjadi kegiatan rutin, namun saat ini lebih diintensifkan dan diarahkan secara khusus ke kawasan sentra pertanian.
Selain melakukan pengawasan, petugas juga menghimbau para petani untuk tetap waspada dan menjaga keamanan barang miliknya.
Pihak kepolisian menyarankan agar setelah selesai bekerja, mesin pertanian segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman, seperti di balai subak atau lokasi penyimpanan yang terkunci dan diawasi.
Begitu juga dengan hasil panen, sebaiknya segera dibawa ke tempat tinggal atau gudang penyimpanan untuk menghindari kerugian.
“Dengan memperketat pengawasan dan meningkatkan kewaspadaan bersama, kami pastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah pertanian tetap kondusif selama musim panen berlangsung,” pungkas Kompol Subadi.***
Editor : Donny Tabelak