Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Terungkap, Mayat Ditemukan di Hutan Jatiluwih WNA Asal Afrika Selatan

Juliadi Radar Bali • Kamis, 2 Juli 2026 | 15:06 WIB
Petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, dan warga saat melaksanakan evakuasi jenazah tanpa identitas di kawasan hutan Banjar Dinas Gunung Sari Uma Kayu, Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan. (Foto Istimewa)
Petugas gabungan dari kepolisian, BPBD, dan warga saat melaksanakan evakuasi jenazah tanpa identitas di kawasan hutan Banjar Dinas Gunung Sari Uma Kayu, Desa Jatiluwih, Penebel, Tabanan. (Foto Istimewa)

Identitas Berhasil Dilacak dari Ponsel yang Ditemukan di Lokasi

Radarbadung.jawapos.com– Misteri identitas jenazah yang ditemukan warga di kawasan hutan Banjar Dinas Gunung Sari Uma Kayu, Desa Jatiluwih, Kecamatan Penebel, Tabanan, pada Minggu (28/6) mulai terkuak.

Berdasarkan penyelidikan, jenazah yang sebelumnya disebut “Mr X” diduga merupakan warga negara asing (WNA) asal Afrika Selatan.

Hal itu disampaikan Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati saat ditemui usai apel peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Dangin Carik, Tabanan, Rabu (1/7).

Ia menjelaskan, identifikasi dilakukan melalui gabungan keterangan saksi dan pelacakan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Salah satu kunci keberhasilan adalah penemuan ponsel milik korban. Awalnya perangkat itu tidak bisa menyala, namun setelah ditangani tim forensik digital, kami berhasil mengaktifkannya dan mendapatkan data identitas. Hasilnya kami cocokkan juga dengan data keimigrasian, sehingga diperoleh informasi bahwa korban diduga berasal dari Afrika Selatan,” ungkapnya.

Selain itu, keterangan dari pemilik penginapan juga memperkuat data tersebut.

Sebelumnya korban diketahui sempat menginap di sebuah homestay di wilayah Gianyar.

Dari informasi yang terhimpun, korban datang ke Bali secara mandiri, bahkan diketahui telah menjual tempat tinggalnya di negara asalnya dengan niat menetap di Pulau Dewata.

Berdasarkan pakaian dan perlengkapan yang ditemukan di lokasi, diduga korban berniat melakukan pendakian ke Gunung Batukaru.

Untuk memastikan keakuratan identitas dan mengetahui penyebab kematiannya, polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Hari ini, jenazah akan diotopsi di RSUP Prof Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.

“Kami masih menyebutnya sebagai dugaan sementara. Semua data akan diperkuat melalui hasil otopsi, pencocokan ciri fisik dari keluarga, serta keterangan resmi dari Konsulat yang akan kami hubungi segera,” tegas AKBP Bayu Pati.

Pihak kepolisian juga telah menyiapkan langkah untuk meminta keterangan rinci dari keluarga, seperti ciri khas tubuh, tanda lahir, atau tato, guna memastikan kecocokan dengan jenazah.

Seluruh temuan akan disinkronkan dengan hasil pemeriksaan laboratorium untuk mendapatkan kesimpulan yang akurat.***

Editor : Donny Tabelak
#penemuan jenazah #Jatiluwih #wna afrika selatan #Polres Tabanan