Hantam Gelombang 4 Meter, Kapal MK Baruna Karam di Padang Galak

Andre Sulla • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:41 WIB
Kapal kargo MK Baruna tenggelam di perairan Padang Galak, Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Selasa (11/8) kemarin. (Foto Adrian Suwanto)

 
Kapal kargo MK Baruna tenggelam di perairan Padang Galak, Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Selasa (11/8) kemarin. (Foto Adrian Suwanto)  

Tiga Awak Selamat, Muatan Dievakuasi

Radarbadung.jawapos.com— Kekuatan gelombang tinggi kembali menimbulkan kerugian. Kapal kargo bernama MK Baruna yang sedianya akan berlayar ke Nusa Lembongan, justru tenggelam di perairan Padang Galak, Desa Kesiman Petilan, Denpasar Timur, Selasa (11/8) sekitar pukul 05.00 WITA.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini; kapten dan dua orang Anak Buah Kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri ke darat.

Sebagian muatan juga sempat diangkut ke pantai sebelum kapal semakin tenggelam.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan kejadian tersebut. Personel Satpolairud langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kapal milik I Wayan Subrata, 54, mulai dimuati barang kiriman pada Senin (9/8) pukul 13.00 WITA hingga pukul 19.00 WITA.

Keberangkatan kemudian ditunda karena gelombang mencapai 4 meter.

Hingga pukul 21.00 WITA kondisi masih berbahaya, sehingga Kapten Kapal Mohamad Ilyas, 40, memutuskan melepas jangkar sekitar 40 meter dari garis pantai Padang Galak.

Kapten bersama dua ABK — Mohamad Nur Wadi, 29, dan Paidi, 41 — tetap menjaga kapal. Namun dini hari Selasa, sekitar pukul 05.00 WITA, air mulai masuk ke bagian buritan.

Kapten mencoba mengarahkan kapal ke alur pelabuhan untuk keamanan, namun gelombang dan arus justru mempercepat kemasukan air.

Kapal perlahan tenggelam. Bersama warga, para awak berupaya menyelamatkan barang yang masih bisa dijangkau.

Satpolairud memeriksa tempat kejadian perkara, meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sanur.

Kapal yang tenggelam kini ditambatkan di pinggir alur masuk agar tidak menghambat jalur kapal cepat dan kapal penumpang.

Penyidikan sementara mengarah pada cuaca ekstrem dan gelombang tinggi sebagai penyebab utama.

Kapal MK Baruna berukuran panjang 22,5 meter, lebar 4,5 meter, berwarna putih, dan digerakkan empat mesin tempel Yamaha masing-masing 40 PK.

Pemilik kapal belum dapat memastikan besaran kerugian total.

Polisi terus berkoordinasi dengan pihak berwenang guna memastikan keamanan jalur pelayaran. 

“Peristiwa ini kembali menjadi pengingat: pastikan kondisi laut aman sebelum memutuskan berlayar,” imbau Iptu Adi Saputra Jaya.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
desa kesiman polresta denpasar kapal tenggelam kapal karam padang galak