Antar Barang Upacara ke Kalimantan, Dua Putra Bangli Hilang Saat Kapal Terbalik

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 07:34 WIB
Ayah dan Ibu I Putu Pramana Yoga, dan Kadek Sayoga Putra. Serta anak Kadek saat ditemui di kediamannya, Senin (14/9) kemarin. (FOTO DEWA AYU PITRI ARISANTI)
Ayah dan Ibu I Putu Pramana Yoga, dan Kadek Sayoga Putra. Serta anak Kadek saat ditemui di kediamannya, Senin (14/9) kemarin. (FOTO DEWA AYU PITRI ARISANTI)

Radarbadung.jawapos.com— Dua warga Banjar Cepunggung, Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, I Putu Pramana Yoga (28) dan Kadek Sayoga Putra (26), menjadi penumpang KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa, Minggu (13/9) dini hari, saat dalam perjalanan menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Hingga Senin (14/9) pukul 19.00, keduanya belum ditemukan dan dinyatakan hilang. 

Ibu mereka, Desak Nyoman Tirtawati, didampingi suaminya I Nengah Tirta, menceritakan kekhawatiran keluarga yang kini bersiaga di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. 

"Dikatakan nanti sekitar pukul 24.00 kapal pencarian akan sandar. Semoga anak saya segera ditemukan. Saya pun tidak tahu apakah mereka bisa berenang atau tidak, karena tidak pernah mendengarnya," ungkap Desak dengan mata berkaca-kaca. 

Kedua anak itu berangkat ke Kalimantan untuk mengantar pesanan sarana upacara agama Hindu — dupa, jejaitan, genting pura, dan lainnya.

Usaha ini dirintis orang tua sejak 9 tahun lalu, dan dua tahun terakhir diambil alih anak-anak karena kesehatan ayah mulai menurun.

"Biasanya sebulan sekali ke Kalimantan, perjalanan bisa dua minggu karena mengantar ke berbagai toko dan warung yang letaknya berjauhan," jelas Nengah Tirta.

Kedua anak ini selalu memberi kabar naik-turun kapal.

Terakhir menghubungi keluarga Sabtu (12/9) saat hendak naik kapal.

Minggu pagi tak ada kabar, telepon tak diangkat.

Keluarga baru mengetahui kapal tenggelam dari media sosial siang harinya.

Keluarga di Kalimantan menanti langsung di Pelabuhan Trisakti.

Sementara di kampung halaman, keluarga mengaturkan Banten Pejati di Pura Desa, Pura Dalem, dan pura keluarga memohon keselamatan.

Sebelum berangkat Kamis (10/9), teringat ibunya, anaknya sempat nyaris menabrak orang di Klungkung — tak disangka itu menjadi pertanda yang menggetarkan hati.

Yoga belum dikaruniai anak, sedangkan Putra baru saja merayakan ulang tahun putra pertamanya yang kedua pada Minggu (6/9) lalu.

"Saya hanya memiliki dua orang anak saja," ucap Desak terisak. Pencarian terus berlangsung hingga saat ini.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
kmp virgo Banjarmasin kapal tenggelam bangli kalimantan