Isi Pertalite 3 Liter Harus Antre 1,5 Jam di Tabanan, Kapolres Ancam Sikat Penimbun BBM

Juliadi Radar Bali • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:48 WIB
Ratusan warga antri BBM di SPBU Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan. (Foto Juliadi)
Ratusan warga antri BBM di SPBU Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kediri, Tabanan. (Foto Juliadi)

Radarbadung.jawapos.com– Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax masih dikeluhkan masyarakat di Kabupaten Tabanan.

Warga harus mengantre hingga berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM.

Bahkan, antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengular hingga sekitar 500 meter dan memicu kemacetan lalu lintas.

Kondisi tersebut terlihat di SPBU Sanggulan, Jalan Gatot Subroto, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Senin (12/10).

Warga tampak berjejer menunggu giliran mengisi BBM.

Panjangnya antrean bahkan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU.

Keluhan serupa juga terjadi di sejumlah SPBU lainnya, seperti di Pesiapan, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, serta SPBU Soka Antosari.

Sementara itu, SPBU di Jalan Ir. Soekarno dan kawasan Pandak, Kediri, juga dipadati kendaraan.

Meski stok BBM tersedia di sejumlah lokasi, antrean warga yang hendak mengisi bahan bakar tetap mengular hingga sekitar 500 meter.

Salah seorang warga Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kediri, I Nyoman Anom Wijaya, mengaku harus menghabiskan waktu hingga satu setengah jam hanya untuk mendapatkan tiga liter Pertalite di SPBU Sanggulan.

“Saya harus antre sampai 1,5 jam hanya untuk isi 3 liter BBM jenis Pertalite di SPBU Sanggulan,” ujarnya.

Anom mengaku sempat mencari BBM di SPBU Pesiapan untuk menghindari antrean panjang di Sanggulan.

Namun, upayanya tidak membuahkan hasil lantaran stok BBM di SPBU tersebut telah habis.

Menurutnya, kelangkaan Pertalite dan Pertamax sudah dirasakan sejak dua hari sebelumnya.

Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Begini hidup di negeri Konoha yang kaya sumber daya alam. Tapi BBM sulit didapat,” keluhnya di tengah antrean.

Ia berharap pemerintah segera memberikan perhatian serius terhadap kelangkaan BBM yang terjadi di sejumlah SPBU di Tabanan.

Sebab, kondisi tersebut berpotensi mengganggu perekonomian masyarakat, terutama warga yang mengandalkan kendaraan bermotor untuk bekerja dan berdagang.

“Seperti saya ini yang bekerja ke Denpasar menggunakan motor,” imbuhnya.

Di sisi lain, kemacetan akibat antrean kendaraan di sejumlah SPBU membuat Polres Tabanan menerjunkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Petugas juga disiagakan guna mengantisipasi potensi ketegangan antara warga dan petugas SPBU.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati mengatakan, pihaknya telah menyebar personel untuk memantau distribusi BBM sekaligus mencegah praktik spekulasi dan penimbunan di tengah kondisi yang menyulitkan masyarakat.

“Sejauh ini, kemacetan lalu lintas akibat antrean BBM masih terjadi di daerah SPBU Sanggulan, Tabanan,” ujarnya.

Bayu Pati mengimbau masyarakat agar membeli BBM secara wajar dan sesuai kebutuhan, tidak berlebihan hingga berpotensi mengurangi ketersediaan bagi warga lainnya.

“Tidak boleh menimbun. Beli sesuai kebutuhan. Kalau (ketahuan) menimbun, ya kami sikat,” tegasnya, Senin (12/10).

Ia menegaskan, pihaknya akan menindak tegas oknum yang terbukti melakukan penimbunan BBM, khususnya Pertalite, di tengah kelangkaan dan antrean kendaraan yang semakin panjang.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah praktik penimbunan maupun pembelian berlebihan akibat kepanikan (panic buying).

“Kami akan tindak tegas oknum yang melakukan tindakan penimbunan BBM, di tengah warga yang sulit mencari BBM,” tandasnya.

Terkait pasokan, Bayu Pati menyebutkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima dari petugas SPBU dan Pertamina, pasokan BBM mulai berdatangan ke wilayah Tabanan.

Proses pembongkaran muatan BBM dijadwalkan berlangsung pada Senin (12/10) untuk selanjutnya didistribusikan ke masing-masing SPBU sesuai kebutuhan.

“Tinggal diantar ke masing-masing SPBU sesuai kebutuhan. Informasinya akan ada bongkaran hari ini,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
pertamina pertamax pertalite bbm langka Polres Tabanan