Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Penculikan WNA Ukraina di Bali dengan Tebusan Rp 168 Miliar Berujung Mutilasi, Potongan Tubuh Diduga Igor Komarav

Andre Sulla • Jumat, 27 Februari 2026 | 16:24 WIB

WNA Ukraina, Ihor Komarav, 28, sempat viral di medsos karena diculik. Dia diduga menjadi korban  mutilasi di Gianyar Bali..
WNA Ukraina, Ihor Komarav, 28, sempat viral di medsos karena diculik. Dia diduga menjadi korban mutilasi di Gianyar Bali..

Radarbadung.jawapos.com– Misteri hilangnya Warga Negara Ukraina (WNA) Igor Komarav, 28, yang sempat viral di media sosial mengarah pada dugaan tragedi menyayat hati.

Penemuan potongan tubuh manusia di Muara Sungai Wos Teben, Banjar Keden, Desa Ketewel, Sukawati, Jumat (27/2), diduga terkait dengan kasus penculikan pria tersebut.

Dugaan ini muncul setelah aparat menemukan tato bergambar Bunda Maria pada salah satu potongan lengan korban.

Tato tersebut memiliki kemiripan sekitar 80 persen dengan milik Ihor yang dilaporkan hilang sejak pertengahan Februari.

Sumber internal menyebut kemiripan tersebut menjadi petunjuk awal, meskipun identitas korban belum dapat dipastikan.

Ada kemiripan tato dengan WNA yang dilaporkan hilang di Kuta Selatan, namun kepastian masih menunggu hasil forensik. 

Saksi dari Rusia, Roman Salin, menyatakan setelah tiba di lokasi latihan, ia menyadari Ihor dan rekannya Yermak tidak berada di belakang.

Tak lama kemudian, Yermak datang dalam keadaan panik menyatakan mereka diserang orang tak dikenal.

Saat kembali ke lokasi, Igor sudah tidak ada dan hanya ditemukan ponsel serta tas miliknya.

Roman sempat mengajak melapor malam itu juga, namun Yermak memilih menunda.

Meski demikian, Roman tetap melapor ke polisi, yang kemudian melakukan langkah awal penyelidikan sebelum kasus berkembang luas dengan munculnya video tebusan dan penemuan potongan tubuh.

"Kami masih melakukan pengembangan penyelidikan, termasuk menelusuri rekaman CCTV dan penyisiran lanjutan untuk mencari kemungkinan potongan tubuh lain," tutup Ariasandy.***

Editor : Donny Tabelak
#mutilasi #penculikan #pembunuhan #gianyar #wna ukraina #polda bali #wna rusia