Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Breaking News! Terungkap Identitas Korban Mutilasi di Gianyar, Ihor Komarav dari Ukraina

Donny Tabelak • Jumat, 6 Maret 2026 | 11:25 WIB

WNA Ukraina, Ihor Komarav, 28, sempat viral di medsos karena diculik. Dia diduga menjadi korban  mutilasi di Gianyar Bali..
WNA Ukraina, Ihor Komarav, 28, sempat viral di medsos karena diculik. Dia diduga menjadi korban mutilasi di Gianyar Bali..

Radarbadung.jawapos.com- Setelah hampir sebulan penyelidikan mendalam, Polda Bali berhasil mengungkap identitas korban mutilasi yang ditemukan dalam bentuk potongan tubuh di Muara Sungai Wos Teben, Desa Ketewel, Gianyar, pada Kamis (26/2).

Korban yang merupakan korban penculikan di Jimbaran tersebut dipastikan bernama Ihor Komarav, 28, warga negara Ukraina.

Kepastian ini disampaikan Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Polda Bali Kombes Pol Ariasandy SIK pada Jumat (6/3).

Menurutnya, pengungkapan identitas dilakukan berdasarkan hasil uji DNA yang dilakukan terhadap sampel potongan tubuh korban dan sampel DNA ibu korban yang diambil di Ukraina pada 25 Februari lalu.

"Hasil DNA dari kedua sampel tersebut kami terima pada Kamis (5/3). Setelah dilakukan analisis dan pencocokan, ditemukan kesesuaian hingga 99,99 persen," jelas Kombes Ariasandy dalam keterangannya.

Sampel potongan tubuh yang diperiksa berasal dari hasil otopsi di rumah sakit, meliputi enam bagian yaitu gigi geraham, tulang belakang, tulang paha atau iga, tulang jari kaki, dan potongan tulang kering.

Pihak kepolisian juga mencocokkan DNA tersebut dengan profil darah yang ditemukan di mobil Avanza warna hitam dengan plat nomor DK 1373 PKF serta di sebuah vila di Tabanan, yang keduanya menunjukkan kesesuaian yang sangat tinggi.

"Kita dapat memastikan bahwa potongan tubuh yang ditemukan di Ketewel adalah korban penculikan yang dicari sebelumnya, yaitu Ihor Komarav asal Ukraina," tegasnya.

Dalam perkembangannya, tim gabungan Polda Bali dengan Interpol masih terus melakukan pencarian terhadap enam pelaku yang seluruhnya berasal dari Ukraina.

Interpol telah mengeluarkan Red Notice bagi mereka, di mana empat di antaranya telah kabur ke luar negeri dan dua lainnya masih berada di wilayah Indonesia.

"Saat ini para pelaku diduga menggunakan lebih dari satu paspor untuk menghindari penangkapan," ujar mantan Kabidhumas Polda NTT ini.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah menangkap seorang pelaku dengan inisial C asal Nigeria di sebuah vila di Nusa Tenggara Barat.

Pelaku tersebut diduga berperan sebagai penyedia transportasi bagi enam pelaku yang masih dalam pencarian.***

Editor : Donny Tabelak
#Breaking News #mutilasi #nigeria #wna ukraina #polda bali #potongan tubuh #Ihor Komarav