Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Dua Kasus Brutal Mengguncang Bali Tahun Ini, Ada Dua Pria Dibakar Hidup-hidup di Benoa dan WNA Ukraina Dimutilasi

Donny Tabelak • Sabtu, 11 April 2026 | 11:36 WIB
WNA Ukraina, Ihor Komarav, 28, sempat viral di medsos karena diculik. Dia diduga menjadi korban  mutilasi di Gianyar Bali..
WNA Ukraina, Ihor Komarav, 28, sempat viral di medsos karena diculik. Dia menjadi korban mutilasi di Gianyar Bali. Terbaru, warga kembali dihebohkan dengan aksi keji lima pelaku yang melakukan penganiayaan dan membakar dua pria di Benoa. 

Radarbadung.jawapos.com– Bali kembali diguncang rangkaian kasus kekerasan ekstrem dalam beberapa bulan terakhir ini.

Dua peristiwa naas, satu di Pelabuhan Benoa dan satu lagi di Gianyar, menunjukkan betapa sadisnya tindak kriminal yang terjadi di Pulau Dewata.

Kasus terbaru terjadi pada Jumat (10/4) dini hari di kawasan Jalan Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan.

Dua orang pria tewas mengenaskan setelah dianiaya hingga babak belur, lalu disiram bensin dan dibakar.
 
Korban diidentifikasi bernama Egi Ramadan, 30, asal Cirebon dan Hisam Adnan, 29, asal Semarang.

Polisi berhasil membekuk lima pelaku berinisial SA, DH, NU, DR, dan IS hanya dalam waktu kurang dari 12 jam setelah kejadian.
 
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan peristiwa bermula dari perselisihan akibat pengaruh alkohol.
 
”Korban sedang pesta minuman keras, lalu terjadi ancaman lewat video call. Situasi memanas hingga sepakat bertemu. Sesampainya di lokasi, kelima pelaku langsung menghajar dengan tangan kosong, batu, dan balok kayu,” ujarnya.
 
Yang mengerikan, setelah kedua korban terluka parah dan tergeletak di selokan, para pelaku sempat pergi namun kembali lagi untuk menyiram bensin dan membakar kedua korban.
 
Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 468 Ayat (2) UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Sebelumnya, pada Februari lalu, masyarakat juga digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia di muara Sungai Wos Teben, Desa Ketewel, Gianyar.

Potongan tubuh itu teridentifikasi sebagai milik Ihor Komarov, 28, warga negara Ukraina.
 
Berdasarkan penyelidikan, kasus ini merupakan aksi penculikan dan pembunuhan yang direncanakan secara matang.

Polda Bali telah menetapkan 7 orang WNA sebagai tersangka, yang berasal dari Rusia, Ukraina, dan Kazakhstan.
 
Dirreskrimum Polda Bali, Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman, membeberkan para pelaku telah memantau pergerakan korban selama satu bulan sebelum aksinya dilaksanakan.
 
”Mereka menggunakan identitas palsu saat menyewa tempat tinggal dan kendaraan. Setelah membunuh, tubuh korban dimutilasi dan dibuang di delapan titik berbeda,” jelasnya.
 
Saat ini, satu tersangka telah diamankan, sementara enam lainnya masih buron dan telah dimasukkan dalam daftar Red Notice Interpol agar dapat ditangkap di mana pun berada.

Motif di balik pembunuhan ini masih terus didalami pihak kepolisian.
 
Dua kasus ini menjadi peringatan keras bahwa keamanan dan ketertiban harus terus dijaga, serta pentingnya pengendalian emosi dan kepatuhan terhadap hukum demi mencegah tindakan yang tidak berperikemanusiaan.***

Editor : Donny Tabelak
#polresta denpasar #wna ukraina #rusia #pembunuhan sadis #benoa