Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Salah Paham Berujung Bentrok di Denpasar, Dua Kelompok Pemuda Ditangkap

I Wayan Widyantara • Selasa, 5 Mei 2026 | 06:40 WIB
Personel Polsek Denpasar Selatan turun tangan mengamankan sejumlah pemuda yang terlibat bentrok. (Foto Adrian Suwanto)
Personel Polsek Denpasar Selatan turun tangan mengamankan sejumlah pemuda yang terlibat bentrok. (Foto Adrian Suwanto)
 
Radarbadung.jawapos.com– Keributan antar dua kelompok pemuda terjadi di Jalan Hang Tuah, tepatnya di timur lampu lalu lintas SMA Negeri 6 Denpasar, pada Sabtu (2/5) dini hari sekitar pukul 01.02 WITA.
 
Personel Polsek Denpasar Selatan turun tangan mengamankan seluruh pihak yang terlibat dan memastikan situasi kembali kondusif.
 
Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden bermula saat kedua kelompok yang masing-masing beranggotakan sekitar empat orang bertemu di kawasan Pantai Sanur.
 
Kelompok pertama berasal dari Alor, sedangkan kelompok lainnya dari Kupang.
 
Di tempat tersebut, terjadi perselisihan mulut yang memanas dan berujung pada aksi pemukulan terhadap salah satu anggota dari kelompok Alor.
 
Merasa tidak terima, rombongan asal Alor kemudian mengejar kelompok lawan hingga ke Jalan Hang Tuah.
 
Saat sampai di lokasi, ketegangan semakin meningkat ketika salah satu pemuda nekat menabrakkan sepeda motornya ke arah kelompok lawan.
 
Aksi ini memicu bentrokan yang terjadi tepat di tengah badan jalan dan sempat mengganggu kelancaran lalu lintas serta ketertiban umum.
 
Melihat keributan yang makin membesar, warga sekitar berdatangan untuk melerai.
 
Salah seorang warga kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat Call Center 110.
 
Tak lama berselang, petugas yang dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas tiba di lokasi, mengamankan seluruh pihak yang terlibat, dan membawanya ke Mapolsek Denpasar Selatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
 
Sebelumnya, informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan kejadian tersebut adalah aksi pembegalan.
 
Namun setelah dilakukan klarifikasi dan penyelidikan, pihak kepolisian memastikan bahwa hal tersebut tidak benar.
 
“Kami luruskan informasi yang beredar. Kejadian ini murni kesalahpahaman antar dua kelompok pemuda, bukan tindak pidana pembegalan,” tegas Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Agus Adi Apriyoga, Senin (4/5).
 
Hingga saat ini, permasalahan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.
 
Kedua belah pihak telah sepakat berdamai, saling memaafkan, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa di masa mendatang.
 
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang belum jelas kebenarannya.
 
Jika menemukan kejadian yang mengganggu keamanan, warga diharapkan segera melapor melalui layanan 110 agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.***
Editor : Donny Tabelak
#bentrok pemuda #kupang #Alor #Polsek Denpasar Selatan