Radarbadung.jawapos.com– Suasana mendadak mencekam dan tegang terjadi di kawasan pinggir Jalan Raya Singaraja–Gilimanuk, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng, Minggu dini hari (24/5) sekitar pukul 03.00 WITA.
Sekelompok pemuda terlihat mengepung salah satu tempat hiburan malam setempat sambil membawa senjata tajam, dan diduga sedang menunggu kehadiran seseorang.
Mendapat laporan, Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman langsung memimpin rombongan petugas untuk turun ke lokasi dan menangani peristiwa tersebut dengan cepat.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, informasi peristiwa pertama kali diterima melalui laporan warga bernama Kadek Krisna Yani lewat layanan telepon darurat 110.
Pelapor menyampaikan bahwa sejumlah orang yang membawa senjata tajam terlihat berjaga di luar tempat hiburan dan menghalangi warga yang hendak keluar dari lokasi.
Tak lama berselang tepatnya pukul 03.25 WITA, petugas dari Polsek Singaraja, Bhabinkamtibmas Desa Anturan, dan personel jajaran Polres segera tiba di lokasi, kemudian disusul langsung oleh Kapolres beserta para pejabat utama dan anggota kepolisian lainnya.
Langkah cepat pengamanan dan pemeriksaan langsung dilakukan, sehingga dalam waktu singkat situasi yang semula tegang kembali aman dan terkendali.
Dalam tindakan tersebut, petugas juga menemukan sejumlah pengunjung yang ternyata masih berusia di bawah umur.
Mereka kemudian diamankan dan dibawa ke kantor Polres Buleleng untuk dilakukan proses pendataan dan pembinaan guna memberikan pemahaman mengenai aturan dan bahaya masuk ke tempat hiburan malam di bawah batas usia.
Selain menangani peristiwa pengepungan itu, pada malam yang sama jajaran kepolisian juga berhasil membubarkan kegiatan balap liar yang berlangsung di wilayah tersebut.
Tindakan tegas dan cepat ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat di seluruh wilayah hukum Kabupaten Buleleng agar tetap aman dan kondusif.***
Editor : Donny Tabelak