Radarbadung.jawapos.com– Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali marak terjadi di wilayah Denpasar dan Badung.
Dalam satu hari, tepatnya pada Senin (15/6), tercatat tiga kasus kehilangan sepeda motor di lokasi yang berbeda dengan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Polisi menduga pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan untuk melancarkan aksinya.
Kasus pertama terjadi di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, sekitar pukul 19.30 WITA.
Ardon Pinis, 28, mahasiswa asal Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, melaporkan kehilangan sepeda motor Honda Beat keluaran tahun 2024 bernomor polisi DK 6721 FDG.
Kendaraan itu diparkir di Jalan Dermaga 2 dan diduga raib karena kunci masih tertinggal di tempatnya.
Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp21 juta.
Kejadian serupa terjadi di wilayah Denpasar Barat, tepatnya di Jalan Teuku Umar Nomor 239 sekitar pukul 04.20 WITA.
Darmawan, 44, petani asal Lombok Tengah, kehilangan sepeda motor Yamaha Aerox tahun 2024 bernomor polisi DR 3802 VC.
Kendaraan tersebut juga diketahui dicuri dalam keadaan kunci masih menempel.
Kerugian yang diderita korban diperkirakan mencapai Rp25 juta.
Satu kasus lagi tercatat di wilayah hukum berbeda, menambah daftar panjang kasus curanmor yang belakangan semakin mengkhawatirkan.
Polisi menduga pelaku bergerak cepat dan memanfaatkan kondisi kendaraan yang kurang diamankan oleh pemiliknya.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan ketiga kasus masih dalam proses penyelidikan.
“Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada. Pastikan kendaraan dalam keadaan terkunci ganda dan jangan pernah meninggalkan kunci menempel, meskipun hanya akan pergi sebentar. Kelalaian sekecil apa pun bisa menjadi celah bagi pelaku untuk beraksi,” tegasnya, Rabu (17/6).
Pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti dan melacak jejak pelaku guna mengungkap kasus sekaligus menekan angka kejahatan serupa di masyarakat.***
Editor : Donny Tabelak