Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Laporan Perjalanan Jurnalis Jawa Pos Radar Bali, Eka Prasetya dari Tiongkok (45)

Eka Prasetya • Jumat, 3 Juli 2026 | 09:00 WIB
Juru Bicara China International Development Cooperation Agency (CIDCA), Tang Ying, saat konferensi pers di kantornya pada Selasa (30/6) lalu. (Foto Eka Prasetya) 
Juru Bicara China International Development Cooperation Agency (CIDCA), Tang Ying, saat konferensi pers di kantornya pada Selasa (30/6) lalu. (Foto Eka Prasetya) 

Kerja Sama Pembangunan dengan ASEAN, Fokus Bencana dan Pengentasan Kemiskinan

Radarbadung.jawapos.com- Pemerintah Tiongkok menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama pembangunan dengan negara-negara ASEAN.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program nyata, mulai dari pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kapasitas penanggulangan bencana di kawasan Asia Tenggara.

Penegasan itu disampaikan Juru Bicara China International Development Cooperation Agency (CIDCA), Tang Ying, dalam konferensi pers yang digelar di kantor CIDCA, Beijing, Tiongkok, Selasa (30/6).

Jurnalis Jawa Pos Radar Bali, Eka Prasetya, turut mengikuti konferensi pers tersebut.

Tang Ying mengatakan, Tiongkok dan ASEAN saat ini tidak hanya menjadi mitra strategis komprehensif, tetapi juga membangun komunitas dengan masa depan bersama.

Karena itu, kerja sama pembangunan menjadi salah satu pilar penting hubungan kedua belah pihak.

Menurut dia, selama bertahun-tahun Tiongkok terus menyelaraskan strategi pembangunan dengan negara-negara ASEAN melalui berbagai bentuk kerja sama praktis.

Program tersebut mencakup pembangunan kapasitas sumber daya manusia, konsultasi kebijakan, hingga peningkatan kemampuan dalam pencegahan dan pengurangan risiko bencana.

"Tiongkok dan ASEAN merupakan mitra strategis komprehensif sekaligus komunitas dengan masa depan bersama. Kedua pihak adalah mitra penting dalam kerja sama pembangunan," ujar Tang Ying.

Dalam kerangka kerja sama pembangunan global, Tiongkok juga memanfaatkan Global Development and South Cooperation Fund untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai organisasi internasional, seperti Program Pembangunan PBB (UNDP), Dana Anak PBB (UNICEF), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), serta negara-negara anggota ASEAN.

Melalui kolaborasi tersebut, lebih dari 20 proyek pembangunan telah dijalankan. Program-program itu mencakup pengentasan kemiskinan, peningkatan akses pendidikan, layanan kesehatan, bantuan pangan, hingga berbagai sektor pembangunan lainnya.

Selain proyek pembangunan, Tiongkok juga secara rutin menyelenggarakan program pengembangan sumber daya manusia bersama negara-negara ASEAN.

Kegiatan tersebut meliputi pelatihan di bidang administrasi publik, perdagangan dan investasi, pertanian, kehutanan, peternakan, hingga perikanan.

Tang Ying menilai berbagai program tersebut telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi dan sosial di kawasan ASEAN.

Tak hanya itu, Tiongkok juga terus menunjukkan komitmennya dalam penanganan bencana di kawasan.

Menurut Tang Ying, setiap kali negara-negara ASEAN mengalami bencana alam berskala besar, pemerintah Tiongkok selalu bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Ia menyebut langkah tersebut merupakan wujud solidaritas sekaligus semangat saling membantu sebagai negara-negara yang bertetangga.

Pada tahun ini, kerja sama kedua pihak kembali diperkuat melalui peluncuran Proyek Kerja Sama Penanggulangan Bencana Tiongkok–ASEAN. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas negara-negara ASEAN dalam mencegah dan mengurangi risiko bencana.

"Tahun ini, Proyek Kerja Sama Penanggulangan Bencana Tiongkok–ASEAN resmi diluncurkan. Proyek tersebut diharapkan semakin meningkatkan kapasitas kawasan dalam pencegahan dan pengurangan risiko bencana, sekaligus memberikan dorongan baru bagi terwujudnya kawasan ASEAN yang lebih tangguh," katanya.

Ke depan, Tiongkok memastikan akan terus memperkuat kerja sama pembangunan, baik secara bilateral maupun multilateral, bersama negara-negara ASEAN. Melalui kemitraan tersebut, Tiongkok berharap semakin banyak program kerja sama yang menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.***

Editor : Donny Tabelak
#jurnalis #pendidikan #kemiskinan #china #asean