Parkiran Bandara Ngurah Rai Heboh, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas dalam Mobil
Andre Sulla• Selasa, 21 Oktober 2025 | 19:01 WIB
Jenazah pria asal Denpasar, inisial IWB, 56, dievakuasi pada Minggu 19 Oktober 2025 lalu. Korban ditemukan meninggal di dalam mobil Suzuki Ertiga yang terparkir di Gedung Parkir Bandara Ngurah Rai.
Radarbadung.jawapos.com– Suasana di Gedung Parkir (MLCP) Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai mendadak geger.
Seorang pria asal Denpasar, berinisial IWB, 56, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Suzuki Ertiga putih bernomor polisi DK 18xx MF.
Peristiwa ini diketahui pada Minggu 19 Oktober 2025 lalu, sekitar pukul 20.00 WITA.
"Diduga kuat, korban meninggal akibat serangan jantung," kata sumber petugas Security Airport, Senin kemarin (20/10).
Peristiwa itu pertama kali diketahui setelah petugas Airport Security menerima laporan dari warga yang melihat seseorang tidak sadarkan diri di dalam mobil. Petugas keamanan kemudian bergegas menuju lokasi.
Ternyata benar, petugas berkoordinasi dengan tim medis serta kepolisian.
Tak lama berselang, tim medis Balai Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Ngurah Rai bersama personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai tiba di tempat kejadian.
Saat dilakukan pemeriksaan, driver ini ditemukan dalam posisi duduk di kursi pengemudi, tidak merespons, tanpa denyut nadi dan tidak bernapas.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah ditemukan seorang pria paruh baya dalam keadaan meninggal dunia di dalam mobil yang terparkir di area terminal internasional Bandara Ngurah Rai," jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung.
"Saksi yang merupakan anak korban mengaku IWB memiliki riwayat penyakit jantung," kata Juru Bicara (Jubir) Polres Badung.
IWB sebelumnya datang ke bandara untuk menunggu tamu di area parkir terminal internasional. Namun, tak lama berselang, korban ditemukan dalam keadaan tak sadarkan diri di dalam mobil.
Polisi juga memeriksa sejumlah saksi di lokasi, termasuk petugas keamanan bandara dan pihak keluarga korban, guna memastikan kronologi kejadian secara menyeluruh.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP), jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Murni Teguh Kuta menggunakan ambulans untuk penanganan medis lebih lanjut.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," sambungnya.
Pihak keluarga menyatakan menerima dengan ikhlas peristiwa tersebut dan telah mengikuti seluruh prosedur resmi kepolisian.
Tentunya hingga proses serah terima jenazah yang dilakukan oleh anggota Satreskrim Polres Kawasan Bandara kepada anak korban.
Lebih lanjut, Ipda Suka Artana memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam kasus ini.
“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia karena sakit jantung yang dideritanya,” pungkasnya.***