Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Mengenang Tragedi 2002, Lahan Bekas Bom Bali Kini Bangun Museum Perdamaian

Adrian Suwanto • Sabtu, 9 Mei 2026 | 17:09 WIB
Pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali yang berdiri di atas lahan bekas Sari Club (SC), Legian, Kuta, resmi dimulai. (Foto Adrian Suwanto)
Pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali yang berdiri di atas lahan bekas Sari Club (SC), Legian, Kuta, resmi dimulai. (Foto Adrian Suwanto)

Radarbadung.jawapos.com– Penantian panjang akhirnya berakhir.

Pembangunan Museum Taman Perdamaian Bali yang berdiri di atas lahan bekas Sari Club (SC), Legian, Kuta, resmi dimulai.

Lokasi ini merupakan saksi bisu peristiwa Tragedi Bom Bali yang terjadi pada 12 Oktober 2002 silam dan menelan ratusan korban jiwa.

Pembangunan proyek bersejarah ini telah memasuki tahap konstruksi sejak 21 April 2026 lalu dan secara simbolis digelar seremonialnya pada Sabtu (9/5).

Proyek yang digagas oleh Dinas Pengelolaan Museum Kabupaten/Kota ini digarap oleh kontraktor pelaksana PT Bianglala Bali.

Untuk mewujudkan bangunan ini, pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp131.105.658.871.

Target waktu penyelesaian yang ditetapkan adalah selama 240 hari kalender atau sekitar delapan bulan ke depan.

Keberadaan museum ini nantinya akan menjadi pelengkap sekaligus pendukung dari Monumen Tragedi Kemanusiaan Bom Bali yang sudah lebih dulu dibangun di kawasan Jalan Legian.

Diharapkan, pembangunan dapat berjalan lancar dan rampung tepat waktu agar segera bisa menjadi ruang edukasi, refleksi, dan simbol perdamaian dunia.***

Editor : Donny Tabelak
#legian #kuta #bom bali #Museum Perdamaian #proyek