Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Pedagang Sembako di Kuta Diserang Brutal, Mata Kanan Terancam Harus Diangkat

Andre Sulla • Selasa, 30 Juni 2026 | 17:07 WIB
Sukaryo menjalani perawatan intensif setelah mengalami cedera berat pada mata kanan akibat diduga dilempari bongkahan beton. (Foto Istimewa)
Sukaryo menjalani perawatan intensif setelah mengalami cedera berat pada mata kanan akibat diduga dilempari bongkahan beton. (Foto Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com– Nasib nahas menimpa Sukaryo (56 tahun), seorang pedagang sembako di kawasan Tuban, Kuta.

Pria ini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah menjadi korban penyerangan yang terjadi di Jalan Simpati, Gang Sada Nomor 5, Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, pada Minggu (28/6) sekitar pukul 19.00 WITA.
 
Akibat serangan itu, mata kanannya mengalami kerusakan parah setelah terkena lemparan bongkahan beton yang diduga dilakukan pelaku.

Kasus dugaan penganiayaan ini telah dilaporkan ke Polsek Kuta dan tercatat dalam Surat Tanda Terima Pengaduan Masyarakat nomor DUMAS/881/VI/2026/SPKT.UNIT RESKRIM/POLSEK KUTA/RESTA DPS/POLDA BALI.
 
Putri korban, Megawati, mengungkapkan kondisi ayahnya sangat memprihatinkan.

Benturan keras menyebabkan kerusakan fatal pada bola mata kanan hingga tidak berfungsi lagi.

“Dokter di RS Prof. I.G.N.G. Ngoerah menyarankan agar bola mata kanan diangkat, karena dikhawatirkan infeksi bisa menyebar ke mata sebelahnya,” ujar Megawati saat dikonfirmasi, Selasa (30/6).
 
Berdasarkan keterangan keluarga, insiden bermula saat Sukaryo bersama istrinya, Hamsari (55 tahun), sedang melayani pembeli di warung sembako milik mereka di Jalan Simpati Nomor 11, Lingkungan Tuban Geriya.

Saat itu, seorang pria datang bersama keponakannya untuk berbelanja.
 
Namun suasana berubah ketika Hamsari menegur keponakan pria tersebut yang memegang tali penutup pintu warung, karena khawatir talinya putus.

Teguran yang dianggap sederhana itu diduga disalahartikan hingga memicu emosi pria tersebut, yang kemudian pergi meninggalkan tempat dengan perasaan marah.
 
Tak lama berselang, pria itu kembali dan diduga mengacak-acak barang dagangan di warung.

Belum usai ketegangan, ia datang lagi untuk ketiga kalinya sambil membawa bongkahan beton.

Tanpa berbicara banyak, benda itu diduga dilemparkan ke arah Sukaryo dan menghantam tepat di mata kanannya.
 
Korban langsung tersungkur dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga saat ini, keluarga belum mengetahui keberadaan terduga pelaku.

Nomor teleponnya sudah tidak aktif, sedangkan pesan yang dikirim melalui pesan instan hanya terbaca tanpa dibalas.
 
Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan kasus ini sedang ditangani.

“Tim penyidik Polsek Kuta bersama jajaran masih mendalami motif kejadian sekaligus memburu pelaku yang diduga telah melarikan diri,” tegasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#pedagang sembako #polresta denpasar #kuta #pelemparan