Diduga Bekap dan Cekik Dua Anak Hingga Tewas, Ayah WNA Australia Lalu Gantung Diri di Bungalow

Andre Sulla • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 14:43 WIB
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., memaparkan hasil penyelidikan sementara peristiwa tewasnya tiga orang di Arca Bungalow, Legian.(Istimewa)
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., memaparkan hasil penyelidikan sementara peristiwa tewasnya tiga orang di Arca Bungalow, Legian.(Istimewa)

Radarbadung.jawapos.com— Rangkaian tewasnya satu keluarga di Arca Bungalow, Jalan Three Brothers, Legian Tengah, Kuta, Badung, Minggu (13/9) terus terungkap.

Hasil penyelidikan sementara menyebutkan sang ayah diduga lebih dahulu membunuh kedua anaknya, lalu mengakhiri hidupnya sendiri.

Kapolresta Denpasar Kombes Pol Leonardo David Simatupang, S.I.K., M.H., menyampaikan hal tersebut.

Korban adalah SDJ (57), warga negara Australia, beserta dua anaknya: ADS (7) laki-laki dan LKS (4) perempuan.

 Saat ditemukan: SDJ tergantung pada terali besi jendela menggunakan kabel setrika berwarna putih.

Sementara kedua anak ditemukan bertumpuk di lantai — jenazah ADS berada di atas tubuh LKS. 

"Kedua anak tersebut diduga kuat tewas akibat dibekap dan dicekik sebelum sang ayah mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri," ungkap Kapolresta. 

Seluruh jenazah telah dievakuasi ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Polisi juga telah menghubungi istri korban dan berkoordinasi dengan Konsulat Australia.

"Penyelidikan masih berjalan. Untuk mengetahui penyebab pasti kematian, diperlukan hasil autopsi," tegasnya.***

Editor : Donny Tabelak
Sumber : Radar Badung
wna australia mesum wna gantung diri ayah bunuh anak bungalow polresta denpasar