Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Pergoki Istri Selingkuh di Ruang Tamu, Suami Ratakan Rumah dengan Alat Berat

Acep Tomi Rianto • Minggu, 2 November 2025 | 00:29 WIB
Tangkapan layar Warseno robohkan rumah usai tuding istri selingkuh.
Tangkapan layar Warseno robohkan rumah usai tuding istri selingkuh.

Radarbadung.jawapos.com- Kisah pilu perselingkuhan berujung aksi ekstrem mengguncang warga Sukodono, Sragen, Jawa Tengah. 

Pria bernama Warseno,36, yang sakit hati, nekat merobohkan rumah yang telah ia tinggali bersama keluarga selama 18 tahun hingga rata dengan tanah.

Aksi nekat ini dipicu oleh pengkhianatan istrinya inisial P, yang ia pergoki berselingkuh tepat di ruang tamu rumah mereka.

Yang lebih menyakitkan, pria selingkuhan P diketahui merupakan teman Warseno sendiri.

Warseno mengungkapkan bahwa kecurigaannya terhadap sang istri akhirnya terbukti setelah ia memasang kamera pengawas (CCTV) di dalam rumah.

Melalui rekaman CCTV tersebut, Warseno menyaksikan sendiri momen perselingkuhan yang dilakukan istrinya di tempat yang seharusnya menjadi saksi kebahagiaan rumah tangga mereka.

"Tahu selingkuh di rumah saya pasang CCTV, tahunya dari CCTV. Setahu saya sudah lama (mantan istri menjalin hubungan dengan pria lain)," ungkap Warseno saat ditemui wartawan, Jumat (31/10/2025) kemarin.

Warseno menambahkan, puncaknya ia mengetahui kejadian tersebut pada 16 Oktober 2025.

Keputusan Warseno untuk menghancurkan rumah yang dibangun dengan biaya sekitar Rp 170 juta itu diambil karena rasa sakit hati yang tak tertahankan.

Rumah itu sendiri dibangun oleh ayahnya dan ia tinggali selama belasan tahun.

Namun, kendala muncul, bangunan itu berdiri di atas tanah yang tercatat atas nama mantan istrinya inisial P.

"Mantan istri saya itu selingkuh di rumah. Soal rumah, yang membangunkan bapak saya, tapi tanahnya milik mantan istri. Jadi mau tidak mau, saya harus bongkar, robohkan," jelas Warseno.

Warseno mengaku inisiatif perobohan ini adalah miliknya sendiri dan dilakukan pada 21 Oktober 2025, hanya lima hari setelah ia memergoki istrinya.

Aksi perobohan rumah yang dilakukan Warseno sempat viral di media sosial karena ia menyewa alat berat backhoe untuk mempercepat proses penghancuran.

Biaya sewa alat berat dan dump truck untuk meratakan rumah tersebut mencapai jutaan rupiah per hari.

Saat ini, Warseno dan P telah sepakat untuk berpisah. Proses perceraian mereka sedang berlangsung.

Warseno menegaskan bahwa meskipun mediasi telah dilakukan, ia memilih keputusan bulat untuk merobohkan rumahnya dan kembali ke rumah orang tua.

Kasus ini menjadi pelajaran pahit tentang batas kesabaran dan harga diri yang dipertaruhkan setelah pengkhianatan terjadi.

Warseno memilih menghilangkan bangunan fisik, sebagai simbol untuk menghilangkan kenangan buruk yang terjadi di dalamnya.***

 

Editor : Donny Tabelak
#sragen #suami robohkan rumah #istri selingkuh #alat berat