Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Kasus Penyerangan Kantor BPJS Denpasar: Polisi Periksa Dua Saksi, Barang Bukti Sudah Diamankan

I Wayan Widyantara • Kamis, 26 Februari 2026 | 09:05 WIB

Polisi mendatangi TKP. Suasana Sabtu malam di Jalan Raya Puputan, Denpasar Timur, mendadak mencekam setelah Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kota Denpasar digeruduk sekelompok orang tak dikenal (OTK).
Polisi mendatangi TKP. Suasana Sabtu malam di Jalan Raya Puputan, Denpasar Timur, mendadak mencekam setelah Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kota Denpasar digeruduk sekelompok orang tak dikenal (OTK).

Radarbadung.jawapos.com- Kasus penyerangan terhadap Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kota Denpasar pada Sabtu malam (22/2) masih dalam penyelidikan mendalam.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, mengonfirmasi laporan insiden telah diterima dan langkah-langkah penyelidikan tengah dilakukan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik aksi tersebut.

"Laporannya sudah masuk, kami tindaklanjuti. Meskipun pelaku belum ditemukan, penyelidikan terus dilakukan dan kami masih mengidentifikasi siapa yang bertanggung jawab," ujarnya saat diwawancarai.

Insiden terjadi sekitar pukul 22.00 Wita, ketika sekelompok orang tidak dikenal (OTK) datang ke kantor yang terletak di Jalan Raya Puputan, Denpasar Timur.

Mereka mengenakan helm dan masker, membawa sepeda motor, memasang dua spanduk bertuliskan "Walikota Pembohong", serta melemparkan batu ke arah bangunan.

Berdasarkan informasi dari pihak BPJS, lemparan batu tidak menyebabkan kerusakan signifikan karena hanya menggunakan batu berukuran kecil yang tidak merusak kaca bangunan.

Seorang pegawai BPJS yang enggan menyebutkan nama mengkonfirmasi kejadian tersebut dengan singkat.

Iya benar, kejadian jam 10 malam, mereka pakai masker, "kata pegawai BPJS. 

Kombes Pol Ariasandy menambahkan bahwa pihak polisi telah mengamankan berbagai barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk batu, spanduk yang ditinggalkan, serta rekaman CCTV.

"Ini menjadi bahan kita untuk kemudian berupaya mencari pelaku," jelasnya.

Saat ini, fokus penyelidikan adalah pengumpulan bukti dan keterangan saksi. Dua saksi yang melihat langsung peristiwa, termasuk seorang petugas keamanan, telah dimintai keterangan oleh pihak berwenang.

Terkait dugaan motif, polisi belum dapat memberikan kepastian.

"Pelakunya aja belum dapat, mau tau motifnya," ujarnya sambil tersenyum.

Ia menjanjikan bahwa perkembangan terbaru kasus akan segera diumumkan setelah penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa, juga menegaskan bahwa pihaknya sedang bekerja keras untuk mengungkap pelaku. "Masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Sementara itu, aktivitas dan pelayanan publik di Kantor BPJS Kesehatan Denpasar tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti.

Penyelidikan terus dilakukan dengan harapan pelaku dan motif serangan segera terungkap.***

Editor : Donny Tabelak
#penyerangan kantor #bpjs denpasar #wali kota denpasar #polda bali