Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Dorong Kemandirian, Kemnaker Buka Peluang Usaha bagi Penyandang Disabilitas

Donny Tabelak • Senin, 20 April 2026 | 14:54 WIB
Kemnaker terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan kewirausahaan. (Foto Humas Kemnaker)
Kemnaker terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan kewirausahaan. (Foto Humas Kemnaker)

Radarbadung.jawapos.com– Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui pelatihan kewirausahaan agar mereka mampu mandiri secara ekonomi hingga menjadi pencipta lapangan kerja sendiri.

Hal ini disampaikan oleh Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Sukro Muhab, saat membuka Kegiatan Layanan Kewirausahaan 2026 dengan tema “Wirausaha Inklusif, Tumbuh Bersama” di Bantul, Jumat lalu (17/4/2026).
 
Sukro menegaskan bahwa peluang kerja tidak hanya terbatas pada sektor formal seperti menjadi pegawai atau karyawan, tetapi juga terbuka lebar melalui usaha mandiri, ekonomi kreatif, hingga pemanfaatan teknologi digital.
 
“Lowongan kerja itu ada di mana-mana. Tidak hanya di perusahaan, tetapi juga bisa diciptakan sendiri. Yang perlu kita dorong adalah bagaimana masyarakat beralih dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja,” ujarnya.
 
Kegiatan ini memiliki dua fokus utama, yakni pelatihan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas serta penguatan usaha bagi pelaku UMKM rintisan.

Sukro menekankan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi.
 
“Keterbatasan fisik bukan penghalang. Yang terpenting adalah kreativitas dan kemampuan berpikir. Kami ingin memastikan teman-teman disabilitas memiliki akses yang sama untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi,” tegasnya.
 
Tidak hanya memberikan pelatihan, Kemnaker juga membuka peluang pengembangan usaha lanjutan melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM).

Program ini ditujukan agar usaha yang dirintis bisa naik kelas dan memperluas skala bisnisnya.
 
“Kami tidak hanya melatih, tetapi juga mendampingi dan membuka akses pembiayaan. Harapannya, usaha yang dirintis dapat berkembang dan bahkan menyerap tenaga kerja baru,” tambahnya.***

Editor : Donny Tabelak
#kementerian ketenagakerjaan #kemnaker #disabilitas