Radarbadung.jawapos.com— Suasana menegangkan melanda perairan Selat Lombok. Kapal Penumpang KMP Putri Yasmin yang berlayar dari Pelabuhan Padang Bai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, dilaporkan terbakar pada Rabu (12/8) sekitar pukul 04.15 WITA.
Tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi penyelamatan.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyatakan keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas utama.
Pihaknya telah mengerahkan KN 220 Mataram, serta kapal cepat Rigid Inflatable Boat (RIB) dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) untuk melakukan evakuasi sekaligus berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.
“Kantor SAR Denpasar turut turun tangan memperkuat operasi penyelamatan,” jelasnya dalam siaran pers yang dirilis hari yang sama.
Kantor SAR Denpasar mengerahkan KN SAR Arjuna untuk membantu mengevakuasi penumpang dan awak kapal.
Dukungan juga diberikan dari jalur udara: helikopter milik SGi Air Bali dikerahkan untuk memantau kondisi lokasi serta membantu tim mendapatkan gambaran situasi secara lebih menyeluruh.
Operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur terkait: selain Kantor SAR Mataram dan Denpasar, turut bergabung KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI Angkatan Laut, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal pesiar yang berada di lokasi, SGi Air Bali, serta masyarakat sekitar.
Kehadiran berbagai pihak diharapkan mempercepat proses evakuasi dan menjamin keselamatan seluruh penumpang serta awak kapal.
Hingga berita ini disusun, tim SAR gabungan masih berada di lokasi dan operasi penyelamatan terus berjalan.
Petugas juga terus berkoordinasi dengan kapal-kapal lain di sekitar perairan untuk mendukung kelancaran evakuasi.
“Kantor SAR Denpasar memastikan dukungan personel dan armada terus diberikan untuk membantu penanganan insiden tersebut,” ucap singkat Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), I Nyoman Sidakarya, S.H.***
Editor : Donny TabelakSumber : Radar Badung