Radarbadung.jawapos.com- Aktivitas wisata bahari, diving dan snorkling di Pantai Tulamben, Kubu, Karangasem, Bali, mengalami peningkatan drastis sejak sebulan terakhir. Naiknya hingga 50 persen dari biasanya.
Perbekel Desa Tulamben I Nyoman Pica mengatakan, peningkatan permintaan diving dan snorkling dari wisatawan terjadi sejak Juli lalu. Sebagian besar wisatawan yang datang merupakan turis mancanegara.
“Minat wisatawan untuk diving dan snorkling meningkat signifikan. Sekitar 50 persen,” ujarnya dikonfirmasi Minggu (24/8) kemarin.
Tercatat, sejak bulan Juli hingga Agustus, rata-rata wisatawan yang datang ke Pantai Tulamben berkisar antara 200 sampai 250 orang per hari. “Sebelumnya kisaran yang datang antara 100 sampai 150 orang,“ tuturnya.
Menurutnya, peningkatan wisatawan yang datang ke Pantai Tulamben merupakan siklus tahunan. Biasanya terjadi pada Juli hingga September.
”Nanti Oktober dan November menurun, Desember sampai Januari lagi meningkat,“ jelas Pica.
Hal yang sama diungkapkan Organisasi Pemandu Selam Tulamben (OPST), I Nyoman Suastika.
Kata dia, saat ini kunjungan wisatawan untuk melakukan diving dan snorkeling di Pantai Tulamben mengalami peningkatan.
”Mau low season atau pas high selalu saja ada wisatawan yang diving dan snorkling. Itu naik turun,” jelasnya.
Suastika menambahkan, sebagian besar wisatawan yang datang untuk diving dan snorkeling berasal dari Prancis untuk Eropa dan Tiongkok untuk Asia. ”Kalau wisatawan lokal tidak banyak,“ sebutnya.
Seperti diketahui, Pantai Tulamben menjadi pantai favorit yang dikunjungi wisatawan mancanegara yang akan melakukan aktivitas diving dan snorkling.
Keindahan bawah pantai dengan ikon kapal liberty milik Amerika Serikat yang karam pada tahun 1942 menjadi daya tarik sendiri.
Selain kapal liberty pemandangan bawah laut seperti Coral Garden, Drop Off, Emerald, Batu Kelebit dan berbagai jenis ikan juga menjadi pemikat para penyelam di seluruh dunia.***