Sekolah Luar Biasa di Denpasar Ukir Prestasi, Siapkan Masa Depan bagi Siswa Dengan Matang
Marsellus Nabunome Pampur• Minggu, 17 Agustus 2025 | 14:05 WIB
Penampilan tari dan tabuh para siswa SLB Negeri 3 Denpasar di salah satu kegiatan di Kantor Astra Motor Bali beberapa waktu lalu.
Radarbadung.jawapos.com- Kendati baru mulai aktif sejak tahun 2019 lalu, para siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 3 Denpasar berhasil mengukir sejumlah prestasi.
Meski dengan keterbatasan, para siswa siswinya tak pernah patah arang. Mereka selalu berupaya menciptakan kreasi baru dalam karya seni maupun dalam pelatihan wirausaha serta dalam bidang olahraga.
SLB Negeri 3 Denpasar sendiri saat ini memiliki tiga jenjang dari tingkat SD, SMP dan SMA.
Hal ini sebagaimana diakui oleh Kepala Sekolah SLB Negeri 3 Denpasar, Ade Maya Amyana.
Dia mengungkap, di tahun 2022 lalu, anak muridnya berhasil meraih beberapa prestasi dalam bidang olahraga tingkat Provinsi dan nasional.
”Anak-anak kami juga berprestasi di bidang olahraga tingkat nasional. Di tahun 2022 kemarin di ajang provinsi, meraih prestasi di lempar turbo dan atletik lompat jauh dan lari 100 meter," katanya ditemui di Denpasar beberapa hari lalu.
Bahkan di bulan November 2025 mendatang, lanjutnya, SLB Negeri 3 Denpasar juga kembali mengurus para muridnya untuk mewakili provinsi Bali dalam ajang pekan olahraga disabilitas nasional di Jakarta.
Selain berprestasi dalam bidang olahraga, para siswa SLB Negeri 3 Denpasar juga memiliki tekad yang kuat dalam pelatihan wirausaha.
Bahkan karena melihat tekad besar mereka untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik, sejumlah bank besar di Bali juga ikut memberi dukungan seperti membuat pelatihan wirausaha khusus untuk para siswa.
Adalah Desak Nyoman Niti Adnyana, yang merupakan Guru Pembina SLB Negeri 3 Denpasar. Dia mengatakan, para siswanya mengikuti kelas dari tingkat SD hingga SMA.
Para siswa diberi pelatihan tentang bagaimana membuat dupa, pernak pernik hingga cara membuat produk ECO print di atas media kain.
Selanjutnya, hasil dari kreativitas itu seperti dupa dan kain ECO print mereka jual.
Penjualan dilakukan di sejumlah event penting Denpasar. Selain itu, mereka juga melakukan teknik penjualan secara online.
Menurut dia, tak mudah melatih para siswanya untuk bisa menangkap ilmu yang diberikan.
”Tantangannya itu, yang paling penting adalah kesabaran. Kalau anaknya sudah bosan, kita berusaha bagaimana caranya mereka bisa mengembalikan mood-nya dan bisa menyelesaikan pekerjaannya kembali," ungkapnya.
Dalam bidang wirausaha, para siswa juga diberikan praktik langsung. Misalnya, pihak sekolah sendiri memberikan pelatihan bagaimana mencuci motor atau mobil, menjahit hingga bidang tata graha.
Semua pelatihan ini diberikan untuk memperluas kemungkinan para siswa mendapatkan pekerjaan jika sudah berada di tengah-tengah masyarakat.
Untuk pelatihan tata graha sendiri, pihak sekolah biasanya bekerja sama dengan beberapa hotel ternama di Bali.
Di sana, mereka digembleng, bagaimana memberikan pelayanan atau hospitality terhadap wisatawan.
”Tujuan utamanya itu agar anak-anak setelah lulus dari SLB, mereka punya bekal di dunia kerja. Biar bisa mandiri untuk masa depan dan kehidupan mereka," bebernya.
Dalam dunia seni, SLB Negeri 3 Denpasar juga cukup aktif menularkannya kepada para siswa.
Mulai dari seni tari, tabuh, hingga seni lukis dan lainnya. Bahkan, tak jarang para siswa juga diundang untuk tampil di sejumlah panggung acara, baik di Denpasar maupun di kabupaten lain.***