Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Menarik, Anak- anak SD di Serangan Bali Dilatih Membuat Drone dari Tusuk Sate

Marsellus Nabunome Pampur • Senin, 1 September 2025 | 17:11 WIB
 
Anak-anak diberikan pengalaman berharga melalui workshop membuat drone berbahan tusuk sate
Anak-anak diberikan pengalaman berharga melalui workshop membuat drone berbahan tusuk sate
 
Radarbadung.jawapos.com- Pengetahuan terkait prinsip aerodinamika belum bisa didapatkan anak-anak tingkat sekolah dasar dari pendidikan di sekolah.
 
Namun oleh Fab Lab Bali dan Cast Foundation, hal ini malah diajarkan kepada anak-anak di desa Serangan, Denpasar secara cuma-cuma.
 
Adalah Duwi Arsana, ia menjadi tokoh penting yang digandeng Fab Lab Bali dan Cast Foundation yang bergerak membuat workshop merakit drone kepada anak-anak Banjar Dukuh, desa Serangan, Denpasar tersebut.
 
Menariknya, trik ini hanya menggunakan beberapa perangkat sederhana, salah satunya menggunakan tusuk sate.
 
Athina Dinda Ibrahim, Project Development Manager Cast Foundation mengatakan, konsep workshop ini adalah membangun keterampilan dasar dalam merakit dan memahami prinsip aerodinamika serta elektronik.
 
Konsep ini diurai dengan pembuatan drone mini berbahan tusuk sate dan komponen sederhana. 
 
Selain belajar merakit rangka dan sistem penggerak drone secara manual, anak-anak juga diajak untuk berpikir kreatif tentang inovasi bahan ramah lingkungan dan penerapan teknologi sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
 
Workshop ini diikuti oleh 14 anak-anak SD di lingkungan Banjar Dukuh Serangan, mereka dibagi dalam 3 kelompok. 
 
”Proyek ini mendukung pengembangan keterampilan teknologi dasar sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan bahan daur ulang dan inovasi ramah lingkungan," katanya Minggu kemarin (31/8/2025).
 
Menurut dia, Fab Lab Bali dan Cast Foundation merancang workshop ini dengan beberapa tujuan penting.
 
Mulai dari membuka wawasan anak-anak tentang berbagai sumber energi yang bisa mereka pelajari dan kembangkan di sekitar mereka, mengenalkan konsep dasar aerodinamika dan elektronik kepada anak-anak SD kelas 1 hingga kelas 4 SD melalui kegiatan merakit drone mini berbahan tusuk sate dan komponen sederhana.
 
Lalu, juga untuk mendorong eksplorasi inovasi bahan ramah lingkungan dan kreativitas dalam membangun perangkat teknologi sederhana.
 
”Selain itu juga untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penggunaan bahan daur ulang dan inovasi ramah lingkungan dalam pengembangan teknologi masa depan. Kemudian, mengembangkan kemampuan kerja sama, kreativitas, dan rasa ingin tahu terhadap dunia sains dan teknologi melalui kegiatan praktis dan menyenangka," bebernya. 
 
Tujuan lain yakni intuk memberikan pengalaman untuk memahami konsep propeller yang menggerakkan angin sebagai salah satu contoh energi yang dapat menggerakkan suatu alat.
 
Informasi ini dilihat sebagai jembatan untuk mengenal berbagai macam alternatif energi lainnya.
 
”Anak-anak peserta workshop sangat menikmati proses belajar bersama kakak-kakak dari Fab Lab Bali dan Duwi Arsana yang memang sudah sangat terbiasa memberikan berbagai pelatihan pengenalan teknologi dan maker-education untuk anak-anak," tandasnya.
 
Sementara itu, hasil workshop drone tusuk sate itu ternyata bekerja sempurna. Uji terbang pun dilakukan di lokasi yang aman.***
Editor : Donny Tabelak
#desa serangan #drone #tusuk sate #aerodinamika #sd