Radarbadung.jawapos.com– Pemerintah Kota Denpasar menargetkan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di 15 Sekolah Dasar (SD) sepanjang tahun 2026.
Hingga akhir Mei ini, pembangunan baru dimulai di empat sekolah, sedangkan sisanya masih dalam tahap persiapan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan SD Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, I Nyoman Suriawan, Kamis (28/5).
“Saat ini baru empat sekolah yang pekerjaannya sudah dimulai. Untuk sekolah lainnya, besok Jumat akan dilakukan rapat persiapan pelaksanaan konstruksi atau Pre-Construction Meeting,” jelasnya.
Keempat sekolah yang sudah memulai pembangunan adalah SDN 4 Panjer, SDN 14 Pedungan, SDN 18 Sesetan, dan SDN 23 Pemecutan.
Berikut rincian pekerjaan dan anggaran di keempat sekolah tersebut:
- SDN 4 Panjer: Pembangunan gedung lantai III berisi 15 ruang kelas baru dan tangga, dengan total anggaran Rp8,888 miliar. Biaya tersebut sudah mencakup kajian lalu lintas, kajian lingkungan (UKL-UPL), biaya pengawasan, dan studi kelayakan bangunan.
- SDN 14 Pedungan: Pembangunan gedung lantai III dengan 15 ruang kelas baru dan tangga, beserta kelengkapan dokumen teknis senilai Rp8,888 miliar.
- SDN 18 Sesetan: Pembangunan gedung berlantai II berisi 10 ruang kelas baru dengan anggaran Rp5,525 miliar.
- SDN 23 Pemecutan: Pembangunan gedung lantai III berisi 9 ruang kelas baru dengan anggaran Rp5,375 miliar.
Pembangunan gedung bertingkat ini dipilih karena sebagian besar sekolah di Denpasar menghadapi keterbatasan lahan.
Dengan konsep vertikal, penambahan ruang belajar dapat dilakukan tanpa perlu memperluas area tanah sekolah.
Sementara itu, sebelas sekolah lainnya masih menunggu tahap persiapan sebelum pembangunan dimulai:
- SDN 19 Pemecutan: Gedung lantai III, 18 ruang kelas – Rp10,484 miliar
- SDN 9 Sesetan: Gedung lantai III, 12 ruang kelas – Rp6,974miliar.
- SDN 3 Sesetan: Gedung lantai III, 9 ruang kelas – Rp5,435 miliar.
- SDN 13 Kesiman: Gedung lantai III, 9 ruang kelas – Rp5,375 miliar.
- SDN 1 Pemecutan: Gedung lantai III, 9 ruang kelas – Rp5,375 miliar.
- SDN 2 Serangan: Gedung lantai III, 9 ruang kelas – Rp5,375 miliar.
- SDN 6 Ubung: Gedung lantai III, 9 ruang kelas – Rp5,375 miliar.
- SDN 16 Kesiman: Gedung lantai III, 6 ruang kelas – Rp3,839 miliar.
- SDN 4 Dauh Puri: Gedung lantai III, 6 ruang kelas – Rp3,839 miliar.
- SDN 14 Pemecutan: Gedung lantai III, 18 ruang kelas – Rp10,484 miliar.
Secara keseluruhan, total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk pembangunan sarana pendidikan ini mencapai sekitar Rp98,6 miliar.
Suriawan berharap pembangunan ruang kelas baru ini dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.***
Editor : Donny Tabelak