Radarbadung.jawapos.com– Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahap II jenjang SMA dan SMK Provinsi Bali melalui jalur domisili mulai dibuka pada Selasa (30/6).
Antusiasme terlihat tinggi, hingga pada hari pertama pendaftaran pukul 18.30 WITA, jumlah pendaftar sudah mencapai 3.351 orang.
Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan (BP Tekdik) Disdikpora Bali, I Komang Agus Kariasa, menyampaikan rincian data pendaftaran.
Dari jumlah tersebut, jenjang SMA mendominasi dengan 2.511 calon murid. Rinciannya: jalur Domisili (Sekolah dengan Perjanjian) 5 orang, Domisili (Krama Desa Adat) 301 orang, dan Domisili (Kependudukan) 2.205 orang.
Sementara untuk jenjang SMK, tercatat 840 pendaftar, yang terdiri dari: Domisili (Sekolah dengan Perjanjian) 19 orang, Domisili (Krama Desa Adat) 152 orang, dan Domisili (Kependudukan) 669 orang.
“Secara keseluruhan, jalur Kependudukan paling diminati dengan 2.874 pendaftar, disusul jalur Krama Desa Adat sebanyak 453 orang, dan jalur Sekolah dengan Perjanjian sebanyak 24 orang,” jelasnya.
Ia mengimbau calon murid dan orang tua segera melengkapi serta mengunggah seluruh dokumen persyaratan agar proses verifikasi berjalan lancar tanpa kendala.
Jadwal pelaksanaan SPMB Tahap II jalur domisili berlangsung dari 30 Juni hingga 2 Juli 2026.
Setelah pendaftaran ditutup, tahap verifikasi berlangsung hingga 8 Juli, dan hasil seleksi akan diumumkan pada 9 Juli 2026.
Sistem penilaian mengacu pada ketentuan yang berlaku. Tahap awal adalah verifikasi administrasi.
Selanjutnya, peserta diperingkat berdasarkan gabungan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan nilai rapor, masing-masing berbobot 50 persen.
Jika terdapat kesamaan nilai akhir, penentuan peringkat didasarkan pada jarak tempat tinggal terdekat dengan sekolah tujuan yang dihitung secara garis lurus.
“Apabila jarak juga sama, prioritas diberikan kepada peserta yang berusia lebih tua,” pungkasnya.***
Editor : Donny Tabelak