Hilang Fokus, Bali United harus Berbagi Poin dengan Persija Jakarta
Ni Kadek Novi Febriani• Selasa, 16 September 2025 | 21:05 WIB
Pertandingan Bali United FC melawan Persija Jakarta pada Minggu (14/9) malam kemarin. Kedua tim tersebut harus berbagi poin setelah bermain imbang, 1-1 di pekan ke-5 BRI Super League 2025.
Radarbadung.jawapos.com- Pertandingan yang berat ketika Bali United FC melawan Persija Jakarta pada Minggu malam lalu (14/9/2025).
Kedua tim harus berbagi poin setelah bermain imbang dengan skor 1-1 di pekan ke-5 BRI Super League 2025/26 .
Bermain di kandang lawan di Jakarta International Stadium (JIS),
Serdadu Tridatu- julukan Bali United- tak ciut nyalinya.
Terbukti lebih dulu mengungguli di babak pertama. Kemudian, ada serangan balik dari Macan Kemayoran- julkan Persija Jakarta di babak kedua.
Berkat umpan cantik pemain Thijmen Goppel yang disambut sundulan Mirza Mustafic, gol pertama dicetak Bali United pada menit 18. Gol dari Persija terjadi melalui sepakan keras Bruno Nunes di menit 56.
Kepala pelatih Bali United, Johnny Jansen mengakui, permainan Persija Jakarta lebih baik di babak kedua dibandingkan anak asuhnya.
" Di babak kedua, Persija tampil lebih dominan dengan beberapa peluang mereka hingga mencetak gol penyama kedudukan. Kami juga mencoba kembali membuat peluang dari serangan balik namun belum berbuah gol kembali. Saya apresiasi kerja keras para pemain di lapangan dalam pertandingan ini," ungkap Johnny.
Pelatih asal Belanda ini menyampaikan, menahan diri untuk tidak melakukan kesalahan atau pelanggaran dalam pertandingan tersebut.
Hal terpenting adalah semangat juang tim Bali United. " Hal lainnya adalah yang sangat saya sukai adalah semangat juang tim saya," ujarnya.
Sementara itu, para pemain Persija Jakarta mengaku kehilangan fokus karena Bali United menggunakan strategi guling-guling untuk mengacaukan fokus lawan.
Itu disampaikan oleh Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho. Ia mengakui banyak hilang fokus di babak pertama sehingga tidak dapat menjalankan arahan pelatih.
"Menurut saya pertandingan tadi ketika menemukan ritme yang baik mereka coba memberhentikan ritme itu dengan mungkin jatuh. Mungkin orang bisa lihat sangat sering jatuh," ungkapnya.