Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Megejutkan! Pebulutangkis Thailand Hentikan Langkah Gregoria Mariska Tunjung Raih Gelar Kumamoto Masters 2025

Acep Tomi Rianto • Senin, 17 November 2025 | 16:05 WIB
Gregoria Mariska Tunjung, harus puas meraih posisi runner-up setelah dikalahkan unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon, di partai final Kumamoto Masters 2025 , Minggu (16/11/2025) siang.
Gregoria Mariska Tunjung, harus puas meraih posisi runner-up setelah dikalahkan unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon, di partai final Kumamoto Masters 2025 , Minggu (16/11/2025) siang.

Radarbadung.jawapos.com- Harapan Indonesia untuk membawa pulang gelar juara dari sektor tunggal putri pada turnamen BWF Super 500 Kumamoto Masters Japan 2025 harus tertunda. 

Pebulutangkis andalan Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, harus puas meraih posisi runner-up setelah dikalahkan oleh unggulan ketiga asal Thailand, Ratchanok Intanon, di partai final yang berlangsung di Kumamoto Prefectural Gymnasium, Minggu (16/11/2025) siang WIB.

Gregoria, yang menjadi unggulan keempat, kalah dalam pertarungan dua game langsung dengan skor tipis 16-21, 20-22 dalam waktu 41 menit.

Pada game pertama, Gregoria sempat tertinggal jauh 2-7 di awal. Namun, ia berhasil menunjukkan semangat juang tinggi dengan merebut tujuh poin beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 9-7 dan memimpin saat interval dengan skor 11-8. 

Sayangnya, usai jeda, Intanon bangkit dan konsistensi Gregoria menurun, membuat Intanon mengambil alih permainan dan merebut game pertama dengan skor 21-16.

Game kedua berjalan lebih ketat dan dramatis. Gregoria kembali memulai dengan lambat dan tertinggal hingga 6-11 di interval. Meskipun demikian, Gregoria terus berupaya mengejar dan berhasil memangkas jarak. 

Bahkan, saat Intanon sudah mencapai match point di kedudukan 20-16, Gregoria berhasil menggagalkan empat kesempatan kemenangan lawannya dan menyamakan kedudukan menjadi 20-20 (adu setting). 

Sayangnya, dua kesalahan sendiri dari Gregoria pada akhirnya mengunci kemenangan bagi Intanon dengan skor 22-20.

Kekalahan ini membuat rekor pertemuan (head-to-head) Gregoria dengan Ratchanok Intanon kini menjadi 3-10.

Meskipun gagal meraih gelar, pencapaian Gregoria sebagai finalis untuk kedua kalinya berturut-turut di Kumamoto Masters mendapat apresiasi.

Usai pertandingan, Gregoria menyampaikan perasaannya seperti yang dikutip dari rilis resmi PBSI.

"Tetap mengucap syukur bisa kembali ke podium walaupun ini bukan hasil yang terbaik yang bisa saya raih," ucap Gregoria Mariska Tunjung.

"Banyak hal positif yang bisa diambil dari Kumamoto Masters tahun ini dan saya juga cukup senang dengan performa tadi. Di game kedua sudah bisa mengejar ketertinggalan dan memaksakan setting, namun memang harus diakui Intanon bermain lebih baik di poin-poin krusial," ucapnya.

Thailand keluar sebagai juara umum dengan meraih dua gelar, sementara tuan rumah Jepang mengamankan satu gelar dari sektor tunggal putra.***

Editor : Donny Tabelak
#gregoria mariska tunjung #indonesia #bulu tangkis #thailand #Kumamoto Masters 2025