Radarbadung.jawapos.com– Gagal menjaga tren kemenangan tak membuat Persebaya Surabaya kehilangan arah.
Bajul Ijo langsung mengalihkan fokus ke Gianyar.
Targetnya jelas, bangkit dan kembali menambah poin saat menantang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Bek anyar asal Brasil, Jefferson Silva, menegaskan timnya tak ingin larut dalam hasil imbang 1-1 saat melawan Dewa United pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
Empat kemenangan beruntun memang terhenti, tetapi Persebaya disebutnya tetap berada di jalur yang tepat.
“Kami harus segera memikirkan laga berikutnya. Setiap pertandingan penting untuk menambah poin,” ujar Jefferson.
Pemain berusia 29 tahun itu menjadi salah satu amunisi baru yang diboyong pelatih Bernardo Tavares untuk memperkokoh sisi kiri pertahanan.
Jefferson sebelumnya merumput di Brasil bersama Operário dan dikenal sebagai bek kiri dengan duel udara solid serta distribusi bola rapi.
Catatan statistiknya bersama Guarani pada 2024 menunjukkan kemenangan duel udara 58 persen dan akurasi umpan 78 persen.
Di sisi lain, Bali United menyambut duel sarat gengsi ini dengan komposisi skuad yang kian komplit.
Memasuki putaran kedua, Serdadu Tridatu mendatangkan tiga pemain anyar dan hanya melepas satu nama.
Tiga rekrutan tersebut adalah gelandang serang asal Jepang Teppei Yachida, winger Kosta Rika Diego Campos, serta bek sayap lokal Yusuf Meilana.
Yachida sudah menjalani debut saat Bali United ditahan Semen Padang 3-3, sementara Campos tampil dari bangku cadangan ketika kalah 2-3 dari Persik Kediri.
Yusuf Meilana masih menunggu kesempatan tampil.
Satu pemain yang dilepas adalah Yabes Roni, yang hijrah ke Persis Solo dengan status pinjaman hingga setengah musim.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menyambut positif komposisi barunya.
“Saya sangat senang dengan tiga pemain baru di putaran kedua ini,” ujarnya.
Pelatih asal Belanda itu menilai Yachida memiliki kualitas teknik tinggi, sementara Campos diharapkan menambah ketajaman lini depan.
Kedua pemain asing tersebut memiliki market value yang sama, yakni Rp 10,43 miliar.
“Diego punya kualitas penyelesaian akhir yang kami butuhkan untuk menambah gol,” tegas Johnny.
Untuk Yusuf Meilana, Johnny menilai bek pinjaman dari Persik Kediri itu memiliki fleksibilitas dan mental juara.
“Dia bisa bermain di kiri maupun kanan. Kehadirannya menciptakan persaingan sehat,” imbuhnya.
Dengan tambahan dua legiun asing anyar, kuota pemain asing Bali United kini lengkap.
Mereka melengkapi deretan nama seperti Mike Hauptmeijer, Joao Ferrari, Tim Receveur, Jordy Bruijn, Mirza Mustafic, Brandon Wilson, Thijmen Goppel, hingga Boris Kopitovic.
Duel Bali United kontra Persebaya akan tersaji pada pekan ke-20 Super League 2025/2026, Sabtu (7/2) malam.
Antusiasme suporter sudah terasa sejak penjualan tiket offline dibuka.
Tiket langsung diserbu, komentar di media sosial klub pun membludak.
Meski berstatus tim tamu, dukungan Bonek dipastikan tetap masif.
Ribuan suporter Persebaya disebut siap menyeberang ke Bali demi mendukung Green Force langsung dari tribune.
Atmosfer panas di Stadion Dipta bukan hal baru. Rekam jejak pertemuan kedua tim di Gianyar selalu menyedot perhatian.
Musim lalu, Bali United menang 2-0 di hadapan 8.390 penonton.
Pada musim 2023/2024, Serdadu Tridatu kembali unggul 3-1.
Bahkan pada musim 2017/2018 dan 2018/2019, jumlah penonton tembus lebih dari 15 ribu orang.
Melihat tren tersebut, laga kali ini berpotensi kembali memecahkan angka kehadiran suporter.
Rivalitas, gengsi, serta fanatisme dua kelompok suporter menjadi magnet utama. Gianyar pun bersiap.
Stadion Kapten I Wayan Dipta diprediksi penuh tensi, emosi, dan warna merah-hijau.
Duel Bali United kontra Persebaya berpeluang menjadi salah satu laga paling bergairah musim ini.***