Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Bermain Imbang Lawan PSIM Yogyakarta, Bek Muda Bali United Diberikan Kesempatan Bangkit

I Wayan Widyantara • Minggu, 1 Maret 2026 | 09:32 WIB

Kadek Arel menjadi pusat perhatian usai laga kontra PSIM Yogyakarta pada pekan ke-22 Liga 1 yang berakhir imbang 3-3 di Yogyakarta.
Kadek Arel menjadi pusat perhatian usai laga kontra PSIM Yogyakarta pada pekan ke-22 Liga 1 yang berakhir imbang 3-3 di Yogyakarta.

Radarbadung.jawapos.com- Bek muda Bali United, Kadek Arel, menjadi pusat perhatian usai laga kontra PSIM Yogyakarta pada pekan ke-22 Liga 1 berakhir imbang 3-3 di Yogyakarta, Senin (23/2) lalu.

Kesalahan krusial yang dilakukan pemain berusia 22 tahun, itu menjadi awal mula insiden yang membuat timnya bermain dengan 10 orang hingga akhirnya harus menerima hasil imbang yang menyisakan kekecewaan.

Dalam pertandingan tersebut, umpan Arel kepada rekan setim Joao Ferrari berujung pada pelanggaran yang dilakukan bek Brasil itu saat menghadapi pemain lawan.

Wasit langsung mengeluarkan kartu merah pada Ferrari di menit krusial, membuat Serdadu Tridatu kesulitan menjaga keunggulan.

PSIM pun segera memanfaatkan situasi untuk menyamakan skor, membuat harapan membawa pulang tiga poin sirna.

Pasca laga, lini masa media sosial penuh dengan komentar yang menyudutkan Arel.

Namun, pemain yang juga memperkuat Timnas Indonesia U-23 tersebut menunjukkan sikap dewasa dengan menerima kritik sebagai bagian dari profesi sepak bola.

"Soal itu adalah hal biasa terjadi dalam sepak bola terutama saya sebagai pemain belakang. Tentu pengalaman itu menjadi pembelajaran saya untuk semakin lebih baik ke depannya," ucap Arel.

Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, mengaku telah memberikan teguran pribadi kepada Arel setelah pertandingan.

Namun, teguran tersebut bukan untuk menjatuhkan, melainkan sebagai bentuk pembinaan bagi potensi yang dimiliki sang pemain.

Menjelang pekan ke-23 Liga 1, keputusan Jansen menarik perhatian.

Alih-alih mencadangkan Arel, pelatih asal Belanda itu tetap memilih untuk memberikan kepercayaan kepada sang bek muda untuk menjaga lini pertahanan timnya.

"Ya, Arel adalah pemain potensial untuk Bali United. Ketika dia melakukan kesalahan, sebagai pelatih tidak bisa langsung menghentikan kariernya atau kesempatan dirinya untuk membantu tim. Tapi terus memberikan kepercayaan kepadanya untuk bangkit dari keterpurukan dan menjadi lebih baik," tegas Coach Johnny. 

Dukungan dari tim pelatih diharapkan mampu memulihkan kepercayaan diri Arel sekaligus menjaga soliditas Serdadu Tridatu dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat di babak selanjutnya.***

Editor : Donny Tabelak
#psim yogyakarta #liga 1 #Johnny Jansen #bali united #kadek arel