Diduga Lakukan Pelecehan Siswi Magang, Dua Karyawan Hotel Puri Saron Dipolisikan
Andre Sulla• Rabu, 24 September 2025 | 19:05 WIB
Ilustrasi pelecehan yang dialami seorang siswi saat mengikuti program PKL di Hotel Puri Saron Seminyak, Kuta, Badung.
Radarbadung.jawapos.com– Nama Hotel Puri Saron di kawasan Seminyak, Kuta, Badung, tercoreng akibat ulah dua karyawan seniornya.
Bukannya memberi bimbingan, mereka diduga tega melecehkan seorang siswi inisial I Gusti MSA berusia 17 tahun yang tengah mengikuti program Pelatihan Kerja Lapangan (PKL).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, siswi asal Denpasar Barat, melaporkan tindakan tidak senonoh yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Denpasar, Senin lalu (15/9/2025).
Ia datang didampingi ibunya, Ni Kadek OS, 46, setelah tak tahan dengan perlakuan dua pria itu.
Mereka dikenal dengan sapaan Pak Made, Kepala Kitchen, dan Bli Eka, senior kitchen restoran hotel tersebut.
Dalam laporannya, korban mengaku mulai mendapat perlakuan cabul sejak awal September 2025.
Aksi pertama terjadi di ruang Cold Kitchen, ditempatkan untuk membantu menyiapkan makanan, Jumat 12 September 2025.
Saat itu, ia tengah mengupas buah semangka ketika Pak Made masuk dan mencoba memeluknya.
Tidak Nyaman, dia berusaha menghindar, namun terduga pelaku sempat memukul bagian belakang korban dengan kardus. Tak berhenti di situ, karyawan tersebut kembali mendekati.
Pelaku lalu memegang telinga korban, bahkan meniup-niup telinga siswi itu. Peristiwa serupa dilakukan Eka, Minggu 14 September 2025.
Kepada polisi korban mengaku kalau pagi itu ia sedang duduk di ruangan sambil bermain ponsel, tiba-tiba didekati Eka lalu memegang baju dan mencoba mengintip bagian dada, namun tindakan itu ditolak.
Tak lama berselang, lelaki ini kembali mengulangi perbuatannya. "Bahkan Bli Eka dilaporkan memukul pantat siswi ini sekitar pukul 11.00 WITA dengan kardus hingga kesakitan," beber sumber internal Polresta Denpasar, Minggu (21/9).
Tak hanya aksi fisik, Eka juga melontarkan kata-kata cabul. Korban mengaku pernah ditawari secara vulgar, “kamu sekali-kali sama bli eka,” kutip sumber.
Hingga kalimat-kalimat bernada mesum lainnya yang membuat dirinya semakin trauma.
Gadis yang baru beberapa minggu mengikuti PKL ini mengaku tidak nyaman lagi melanjutkan training.
Ia sering menangis, merasa ketakutan, dan tidak tenang berada di lingkungan kerja karena ulah kedua pelaku. Ia akhirnya curhat ke sang ibu.
Tak terima dengan apa yang dialami sang anak, ibunda mendampinginya ke kantor polisi.
"Seharusnya mereka membimbing, bukan memperlakukan saya seperti ini,” ungkap korban kepada penyidik Unit PPA Polresta Denpasar.
Usai melapor, polisi langsung diarahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Denpasar untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP Ketut Sukadi mengaku masih melakukan pengecekan laporan korban. "Saya cek dulu, yang pasti sementara ditangani Unit PPA," singkatnya.
Terkait kasus yang sontak mencoreng nama Hotel Puri Saron yang selama ini dikenal sebagai salah satu hotel berbintang di kawasan Seminyak, upaya konfirmasi telah dilakukan.
Namun hingga kini, pihak manajemen hotel belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan kasus pelecehan yang menyeret dua karyawannya tersebut.***
Sekotak tylenol. Di Indonesia, produk ini lebih akrab dikenal sebagai parasetamol. (Dok. Reuters) Editor : Donny Tabelak