Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Proyek Jalan Carik Aban Menuai Keluhan, Warga Terganggu Debu, Kerap Terjadi Kemacetan

Made Dwija Putera • Kamis, 25 September 2025 | 14:38 WIB

BERDEBU: Proyek perbaikan jalan di kawasan Carik Aban, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung, menuai keluhan dari pengguna jalan dan warga sekitar karena menimbulkan polusi debu.
BERDEBU: Proyek perbaikan jalan di kawasan Carik Aban, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung, menuai keluhan dari pengguna jalan dan warga sekitar karena menimbulkan polusi debu.
 

Radarbadung.id - Proyek perbaikan jalan di kawasan Carik Aban, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, Badung, menuai keluhan dari pengguna jalan dan warga sekitar.

Proyek yang seharusnya meningkatkan kualitas jalan ini justru menimbulkan masalah baru, seperti polusi debu tebal dan juga membuat lalu lintas padat.

Proyek ini berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung. Yakni dengan nama kegiatan Belanja Modal , Jalan Kabupaten, Peningkatan Jalan Ruas Anggungan-Pura Antegana.

Tanggal kontrak tertulis sejak 20 Mei 2025. Adapun sumber dana berasal APBD Kabupaten Badung tahun 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 9.543.074.591,00. Pelaksana proyek ini hanya memiliki waktu 180 hari kalender dan masa pemeliharaan 730 hari kalender.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Badung I Gusti Ngurah Made Suardika yang dikonfirmasi tak menyangkal proyek jalan Carik Aban sepanjang ruang Anggungan-Pura Antegana belum rampung.

Pihaknya beralasan pihak rekanan masih menung- gu jadwal untuk melakukan pengaspalan. Untuk mengatasi polusi debu yang mengganggu warga dan para pengguna jalan, pihaknya akan memerintahkan pihak rekaman untuk melaku- kan penyiraman.

”Kami akan instruksikan ke rekanan untuk melakukan penyiraman pagi dan sore,” kata Suardika.

Pihaknya juga tidak mem bantah perbaikan Jalan Carik Aban belum selesai, meskipun pengerjaannya telah dilakukan sejak Mei 2025. Hal ini diakui terjadi akibat beberapa kendala yang terjadi di lapangan.

”Kendala di lapangan mobilitas kendaraan terlalu padat di areal pekerjaan, hanya bias kerja efektif malam hari jam 10 malam sampai jam 5 pagi,” ungkapnya.

Suardika memastikan akan dilakukan dalam waktu dekat. Namun ia tidak menyebutkan kapan waktu penyelesaian pengerjaan jalan tersebut. ”Rencana tanggal 5 Oktober (diaspal). Pekerjaan pelebaran masih 600 meter dan pekerjaan rekon masih 4 titik,” jelasnya. ***

Editor : Made Dwija Putera
#Dinas PUPR Badung #berdebu #kemacetan lalu lintas #proyek mangkrak #Jalan Carik Aban