Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Berawal dari Bau Menyengat, Warga Temukan Tengkorak Manusia di Tukad Yeh Penet, Diduga Korban Banjir Bali

Andre Sulla • Kamis, 25 September 2025 | 21:31 WIB
Penemuan tengkorak manusia di Tukad Yeh Penet, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Rabu 24 September 2025.
Penemuan tengkorak manusia di Tukad Yeh Penet, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Rabu 24 September 2025.
Radarbadung.jawapos.com– Warga digegerkan dengan penemuan tengkorak manusia yang tersangkut di bebatuan. Hingga kini belum diketahui identitasnya.
 
Tengkorak ditemukan di aliran Sungai Tukad Yeh Penet, Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, pada Rabu 24 September 2025 sekitar pukul 11.00 WITA. 
 
Ps Kasubsi Penmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, S.H., menerangkan penemuan mayat pertama kali ditemukan warga dan langsung dilaporkan ke pihak berwajib.
 
Tim Identifikasi langsung dikerahkan ke lokasi, memintai keterangan saksi-saksi dan olah TKP.
 
Baca Juga: Buntut Pemecatan, Dua PPPK Buleleng Melawan, Layangan Somasi ke Bupati
 
Saksi mata, I Wayan Suratna, 47, warga Desa Kaba-Kaba, Tabanan, mencium bau menyengat ketika sedang bekerja membersihkan sampah bekas banjir di sekitar sungai.
 
Saat itu ia melihat benda mencurigakan. Setelah ditelusuri, ternyata menemukan sesosok tengkorak diduga mayat manusia.
 
Mengetahui hal itu, dia memberitahukan teman-teman lainnya tak jauh dari lokasi.
 
Senada dengan saksi lainnya, I Wayan Supriadi, 42, warga Desa Tangeb, Mengwi, menyampaikan bahwa dirinya bersama tiga rekannya sedang melakukan kegiatan pembersihan di tepian sungai sejak pukul 08.30 WITA. 
 
"Kami mencium bau tidak sedap, setelah dicari, ternyata sumbernya dari tengkorak mayat manusia. Temuan itu, mereka langsung laporkan ke perangkat desa dan pihak kepolisian," ujar Polwan ini, Kamis (25/9).
 
Baca Juga: Misteri Kematian Byron James Dumschat di Bali, Jantung Hilang Usai Otopsi, Keluarga WNA Australia Protes
 
Hasil pemeriksaan awal di lokasi, jasad ini ditemukan dalam kondisi mengenaskan. 
 
Tengkorak kepala menghadap ke barat dengan bagian gigi pangkal atas sebelah kanan ompong.
 
"Kaki kiri hancur, kedua telapak kaki hilang, begitu juga kedua telapak tangan. Sedangkan kaki kanan masih utuh" tegasnya.
 
Telapak kaki dan tangan diduga terbawa arus sungai dan masih dicari.
 
Usai olah TKP, petugas PMI Kabupaten Badung mengevakuasi jasad ke RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, untuk proses identifikasi lebih lanjut, sekitar pukul 13.00 WITA.
 
Polisi masih menyelidiki identitas korban. Disinggung jenis kelamin, Polwan ini enggan berspekulasi.
 
"Menyangkut tengkorak itu, apakah jenis kelamin laki atau perempuan, kami belum bisa pastikan," jelasnya saat ditemui di Ruang Humas Polres Badung.
 
Baca Juga: Buntut Pemecatan, Dua PPPK Buleleng Melawan, Layangan Somasi ke Bupati
 
Dugaan sementara, jasad tengkorak manusia tersebut kemungkinan salah satu dari tiga orang yang dilaporkan hilang akibat banjir beberapa waktu lalu. 
 
Namun, kepastian baru akan diperoleh setelah pemeriksaan forensik dilakukan. Apakah korban ini salah satu dari tiga warga yang hilang saat banjir atau bukan, kami belum bisa memastikan. 
 
Selain itu, kepolisian menghimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor, agar proses identifikasi dapat berjalan lebih cepat.
 
"Tim Reskrim Polres Badung masih melakukan koordinasi dengan pihak forensik," tutup Aiptu Ayu Inastuti.***
Photo
Photo
Suasana sidang DKPP terkait kasus Jet Pribadi dalam pengawasan logistik Pemilu
Suasana sidang DKPP terkait kasus Jet Pribadi dalam pengawasan logistik Pemilu
Editor : Donny Tabelak
#polres badung #banjir bali #penemuan tengkorak #badung #mengwi