MANGUPURA, Radarbadung.id Pesta Rakyat Mangucita serangkaian HUT Mangupura ke-16 berlangsung dari tanggal 22-23 November 2025.
Pada kegiatan itu juga melibatkan total 102 UMKM yang telah melalui proses kurasi. Selama kegiatan, stand UMKM ini selalu diserbu para pengunjung. Terlebih lagi untuk stand aneka kuliner.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam sambutan pembukaan Pesta Rakyat Mangucita serangkaian HUT Kota Mangupura mengatakan, astungkara pada malam hari yang baik ini patut bersyukur kepada Tuhan Yang maha esa dalam acara Pesta Rakyat Mangucita serangkaian kegiatan HUT Mangupura ke-16 bisa hadir bersama dalam keadaan sehat dan walafiat.
Peringatan HUT Mangupura ini, benar-benar didukung oleh kolaborasi di antaranya kolaborasi seluruh komunitas seni yang ada di Badung, kolaborasi musisi lokal, musisi nasional. ”Selain itu juga didukung UMKM, 104 UMKM ikut tampil pada malam hari ini, kita juga berikan dukungan,” jelas Bupati Adi Arnawa dalam sambutannya.
Sementara Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Badung Nyoman Primahita Gunadarma menjelaskan, UMKM dalam kegiatan ini melibatkan 90 persen warga Badung. Selain itu juga mengundang beberapa komunitas yang ada di luar Badung. Tujuannya, untuk menjalin sinergi, komunikasi supaya nantinya bisa saling berinteraksi satu sama lain.
”Masalah transaksi kita mewajibkan para UMKM ini mengisi google form setiap hari, penghasilan mereka setiap hari dan berapa selama kegiatan. Kita juga kerja sama dengan BPD Bali untuk mentracking transaksi QRIS. Jadi kita cek di sana, berapa masing-masing UMKM menghasilkan penjualan setiap harinya. Sangat-sangat penting karena kegiatan ini memang kita lakukan untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru,” jelasnya.
Lebih lanjut, respons para pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan Pesta Rakyat Mangucita ini sangat positif.
”Respons dari para UMKM sangat positif , terlebih penempatan tidak digabung antar kuliner dan fashion, di hari pertama kegiatan dan teknikal meeting sebelumnya juga respons pelaku UMKM sangat positif. Mudah-mudahan berjalan lurus dengan pendapatan selama kegiatan ini,” ungkapnya.
Total 102 UMKM, rinciannya meliputi 61 UMKM Food & Beverage (FNB), 20 UMKM fashion dan kriya, 6 clothing line, serta 15 stand Owastra (organisasi wanita).
Stand-stand akan ditempatkan mulai dari zona walking area, area kuliner, hingga main venue di lapangan utama. Selama kegiatan, hampir semua stand ramai pengunjung, apalagi aneka stand kuliner pasti selalu ramai pengunjung. ***
Editor : Made Dwija Putera