Tersengat Listrik Tegangan Tinggi, Pekerja Baliho Tewas Terpental dari Papan Iklan
Andre Sulla• Kamis, 18 Desember 2025 | 14:10 WIB
Lokasi kejadian tewasnya seorang pekerja setelah tersengat aliran listrik tegangan tinggi pada papan iklan. Kejadiannya di Jalan Sunset Road depan Gereja Hillsong, Legian, Kuta, Badung.
Radarbadung.jawapos.com– Kabar duka menyelimuti keluarga Husein Agustinur, 40. Lelaki asal Banjarnegara, Jawa Tengah, ini tewas setelah tersengat aliran listrik tegangan tinggi pada papan iklan yang disurveinya.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Sunset Road depan Gereja Hillsong, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta , Badung, Selasa 16 Desember 2025 sekitar pukul 17.30 WITA.
"Saat kejadian, korban tengah melakukan survei dan pengukuran baliho sebelum pekerjaan pembongkaran papan iklan dilakukan," ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi, Rabu (17/2).
Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan informasi yang bersangkutan datang ke lokasi sekitar pukul 17.15 WITA.
Korban datang bersama seorang rekannya, Dheon Pratama Engga Putra, 22. Keduanya sempat melapor kepada petugas keamanan setempat.
Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak pemborong, ia diperbolehkan naik ke papan iklan untuk melakukan pengukuran.
Namun nahas, setelah pengukuran selesai dan hendak turun melalui tangga, tepatnya saat menginjak pijakan ketiga dari atas, terdengar suara ledakan keras.
Dia terpental dan terjatuh ke atap dak bangunan pos satpam di bawahnya. Saksi-saksi dengar suara seperti ledakan. "Saat itu korban langsung terlempar jatuh,” ungkap saksi di lokasi.
Melihat kejadian itu, saksi berusaha menolong korban sambil berteriak meminta bantuan warga sekitar.
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Badung, Polsek Kuta, dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar tiba di lokasi sekitar pukul 18.30 WITA.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan korban ditemukan dalam posisi telungkup di atas atap pos satpam.
Dari telinga kanan dan mulut korban mengeluarkan darah. Tangan kanan korban mengalami luka bakar dan lecet pada jari-jari, diduga akibat sengatan listrik. "Selain itu, dagu korban juga dilaporkan retak," cetusnya.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan potongan alat meteran yang diduga tersengat aliran listrik. Saat dievakuasi, ia dipastikan telah meninggal dunia.
Jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kabupaten Badung menuju RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut, sekitar pukul 19.00 WITA.
Pihak kepolisian menyatakan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja dan masih melakukan pendalaman terkait sumber aliran listrik pada papan iklan tersebut.
Polisi juga mengimbau agar prosedur keselamatan kerja, khususnya pada pekerjaan di ketinggian dan dekat instalasi listrik.
"Ya, wajib dan benar-benar diperhatikan guna mencegah kejadian serupa terulang," pungkas Juru Bicara (Jubir) Polresta Denpasar.***