Radarbadung.jawapos.com– Si jago merah kembali beraksi. Kali ini menghanguskan bedeng proyek Villa Dream Melasti yang berlokasi di Jalan Pantai Melasti, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Senin (12/01/2025) sekitar pukul 11.30 WITA.
Dari kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materiil, namun dipastikan tidak ada korban jiwa.
Informasi yang dihimpun di lapangan, api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan proyek.
Saat itu, saksi mendengar suara letusan dari dalam bedeng yang dihuni para pekerja proyek.
Security proyek, Hendrik Kusjawa, 43, menuturkan, dirinya sedang berada di pos keamanan, seketika mendengar suara dari arah bedeng proyek, sekitar pukul 10.30 WITA.
Tak lama berselang, asap tebal disertai kobaran api terlihat keluar dari bangunan semi permanen tersebut.
" Saya langsung keluar pos untuk mengecek dan melihat api sudah menyala dari dalam bedeng. Bersama pekerja proyek kami berusaha memadamkan api sambil menyelamatkan sepeda motor yang berada di dekat lokasi,” ujarnya, Selasa (13/01/2026).
Hendrik kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran melalui nomor darurat yang tersedia di pos security.
Upaya pemadaman awal dilakukan sambil menunggu bantuan datang.
Saksi lainnya, Bebe Febe, 41, tim logistik proyek yang tinggal di bedeng tersebut, mengaku mendengar teriakan kebakaran dari arah bedeng.
Saat dicek, api sudah membesar dan melahap sebagian bangunan.
“Kami sempat menyelamatkan beberapa barang di sekitar bedeng sebelum dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi,” tutupnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya SH, MH, membenarkan.
"Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran dari BPG dan ITDC diterjunkan ke lokasi kejadian," ungkap Juru Bicara (Jubir) Polresta Denpasar, Selasa (13/01/2026).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan sejumlah peralatan proyek ludes terbakar.
Adapun barang-barang yang hangus di antaranya berbagai alat listrik seperti kabel gulungan, gerinda, bor baterai dan bor listrik, serta aksesori kelistrikan.
Selain itu, sejumlah peralatan kolam renang juga turut terbakar, termasuk sembilan unit pompa kolam, mesin injeksi, pompa submersible berbagai ukuran, lampu kolam, lampu taman, hingga belasan lem pipa.
Penanggung jawab proyek, Nada Kiansyah, 38, warga Cilegon, Banten, belum dapat memastikan nilai kerugian akibat peristiwa tersebut.
Hingga kini, penyebab kebakaran juga masih dalam penyelidikan.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan pengumpulan bahan keterangan dari para saksi.
Pihak kepolisian juga menyarankan penanggung jawab proyek untuk membuat laporan resmi ke Polsek Kuta Selatan.
“Untuk sementara, kebakaran ini murni menimbulkan kerugian materiil dan tidak ada korban jiwa. Anggota sudah pasangi garis polisi,” tutup Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.***