Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Gas LPG Bocor, Restoran Siap Saji ACK Kebakaran, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Andre Sulla • Rabu, 21 Januari 2026 | 06:16 WIB
Petugas Damkar Badung berupaya memadamkan api di ACK, di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Selasa (20/1/2026) kemarin.
Petugas Damkar Badung berupaya memadamkan api di ACK, di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Selasa (20/1/2026) kemarin.

Radarbadung.awapos.com — Sebuah restoran siap saji ACK dilalap si jago merah.

Kejadian kali ini di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Selasa (20/1/2026) sekitar pukul 12.30 WITA.

Kebakaran tersebut diduga dipicu kebocoran gas LPG itu menyebabkan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Outlet ACK Bualu diketahui milik I Gede Agus Arimbawa, 31, warga Banjar Gilingan, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung.

Laporan kebakaran diterima petugas Damkar Badung sekitar pukul 13. 00 WITA. Tim dikerahkan ke lokasi kejadian. Sesampainya disana, ternyata api sudah membesar.

Kemudian langsung dilakukan upaya pemadaman.

Salah seorang saksi, Komang Mely Kartari, 27, pegawai ACK, mengungkapkan bahwa dirinya menerima informasi kebakaran dari pemilik outlet melalui sambungan telepon.

Saat itu ia berada di outlet ACK Dharmawangsa.

Begitu mendapat kabar dari owner, ia langsung menuju ACK Bualu.

“Saat tiba di lokasi, api sudah membesar dan beberapa unit mobil pemadam kebakaran sudah berada di tempat,” ujarnya.

Komang Mely menuturkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kebakaran bermula dari kebocoran gas LPG.

Api kemudian menyambar dari alat penggorengan dan dengan cepat merambat ke seluruh area outlet.

Kesaksian serupa disampaikan Meilani Ayu Andira, 21, karyawan ACK Bualu.

Ia mengatakan, saat kejadian dirinya berada di dalam outlet dan tengah mempersiapkan nasi. Temanya sempat mengecek gas untuk memastikan terpasang dengan baik.

“Tidak lama kemudian api dari deep fryer tiba-tiba menyembur dan langsung merambat ke area outlet,” jelasnya.

Melihat api cepat membesar, Meilani bersama karyawan lainnya segera keluar untuk menyelamatkan diri dan menghubungi pemilik outlet guna melaporkan kejadian tersebut.

Akibat kebakaran itu, satu bangunan outlet ACK beserta isinya hangus terbakar.

Sejumlah peralatan dapur dan perlengkapan usaha ikut musnah.

Di antaranya dua unit kompor ayam, kompor dua tungku, satu rice cooker, tiga freezer, dua showcase, brankas uang, serta mesin kasir berikut uang di dalamnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar kepada IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., membenarkan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Api berhasil dipadamkan setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Pihak kepolisian yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) telah menerima laporan awal, melakukan pengecekan lokasi, serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran.

Polisi juga menyarankan pemilik outlet untuk segera membuat laporan resmi di Polsek Kuta Selatan guna penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil sementara, kebakaran dipastikan dipicu oleh kebocoran gas LPG yang menyambar api dari kompor.

“Banyaknya material mudah terbakar di dalam outlet membuat api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan. Kerugian mencapai Rp 500 juta,” pungkasnya.***

Editor : Donny Tabelak
#polresta denpasar #kebakaran #Restoran Siap Saji #ACK #damkar badung #gas bocor