Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Wanita Pengendara Motor Tewas Dijambret di Badung, Pelakunya Tiga Orang Berhasil Kabur

I Wayan Widyantara • Selasa, 10 Februari 2026 | 16:39 WIB
Seorang wanita pengendara motor tewas setelah dijambret di Jalan Pengubengan Kauh, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.
Seorang wanita pengendara motor tewas setelah dijambret di Jalan Pengubengan Kauh, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.
 
Radarbadung.jawapos.com– Aksi kejahatan jalanan kembali menelan korban jiwa.
 
Kejadiannya pada Sabtu malam (7/2) sekitar pukul 23.28 Wita.
 
Seorang perempuan asal Banten tewas setelah menjadi korban penjambretan di Jalan Pengubengan Kauh, Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.
 
Peristiwa tragis ini terekam kamera pengawas dan sempat viral di media sosial, memicu keprihatinan luas di masyarakat.
 
Korban diketahui bernama Juhaeryah Velina, 46 tahun, warga Kelurahan Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
 
Saat kejadian, korban tengah mengikuti touring bersama teman-teman klub motornya menggunakan sepeda motor Honda ADV.
 
Ia berada sedikit tertinggal dari rombongan di depan maupun belakangnya, sehingga berada sendirian saat mendekati lokasi kejadian.
 
 
Kapolsek Kuta Utara, Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina, menjelaskan kronologi kejadiannya.
 
”Posisi sebelum kejadian, korban mengendarai motor sendirian dan berjarak dengan rombongan yang berada di depan maupun belakang. Kuat dugaan para pelaku sudah mengintai korban dari jarak tertentu,” ujarnya.
 
Tiga pelaku yang berboncengan tiga menggunakan sepeda motor Honda Vario memepet korban dari sisi kiri dan mencoba menarik tas yang dibawa.
 
”Saat tarik-menarik itu, kedua pengendara terjatuh. Korban oleng ke kiri menabrak tiang listrik, sedangkan motor pelaku oleng ke kanan terjatuh di badan aspal. Karena gagal tarik tas korban dan panik dipergoki, para pelaku langsung kabur dari lokasi,” tambah Kompol Agus Pasek.
 
Rombongan korban yang berada di belakangnya baru menyadari kejadian setelah melihat Juhaeryah tergeletak tidak sadarkan diri di trotoar.
 
Korban kemudian dilarikan ke RSU Garba Med, Kerobokan Kaja, Badung, namun nyawanya tidak tertolong.
 
Jenazahnya dibawa kembali ke Tangerang keesokan harinya.
 
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.
 
Identitas para pelaku belum diketahui, dan polisi telah mengamankan 14 titik CCTV di sekitar TKP serta memintai keterangan saksi-saksi.
 
Polisi juga berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung untuk mengakses jaringan kamera pengawas milik pemerintah daerah.
 
Dari penyelidikan awal, para pelaku diduga pemain pemula yang bertindak secara spontan.
 
”Kenapa kami menyebut para terduga pelaku ini spontanitas karena mereka beraksi menyasar siapa saja secara spontanitas asal ada kesempatan. Kami juga belum memastikan secara detail dari ketiga pelaku yang menarik tas korban,” jelas Kompol Agus Pasek.
 
Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan jalanan yang berujung fatal dan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
 
Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat beraktivitas di malam hari, dan segera melapor jika memiliki informasi yang dapat membantu penyelidikan.
 
Kapolsek menegaskan pihaknya berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dan memburu para pelaku hingga tertangkap.***
Editor : Donny Tabelak
#jambret #pemotor tewas #badung #kejahatan jalanan #Polsek Kuta Utara