Bali Gaya Hidup Hukum & Kriminal International Kuliner Nasional Pariwisata & Budaya Pendidikan Selebritas Sportiment Update Badung

Saat Polda Bali Bahas Keamanan Jelang Hari Raya, Jambret Serang Pedagang di Dalung

I Wayan Widyantara • Minggu, 8 Maret 2026 | 09:35 WIB

Kapolda Bali Irjenpol Daniel Adityajaya saa memimpin rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan hari raya melalui Operasi Ketupat Agung 2026.
Kapolda Bali Irjenpol Daniel Adityajaya saa memimpin rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan hari raya melalui Operasi Ketupat Agung 2026.

Radarbadung.jawapos.com– Sementara jajaran Polda Bali tengah menggelar rapat koordinasi pengamanan jelang hari raya besar Nyepi dan Idul Fitri, aksi penjambretan kembali mengganggu keamanan di wilayah Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Seorang wanita pedagang sayur di Desa Dalung menjadi korban perampasan kalung oleh pria tak dikenal pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 04.53 WITA, dengan kejadian terekam jelas oleh kamera CCTV dan rekamannya kini beredar di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, korban terlihat sedang menyiapkan dagangannya dengan posisi membelakangi jalan.

Lokasi yang masih sepi karena belum jam aktivitas menjadi kesempatan bagi pelaku yang datang dengan mengendarai sepeda motor.

Menurut sumber di lokasi, pelaku mengenakan helm dan jaket berwarna abu-abu.

Setelah berhenti di depan lapak, pelaku turun dan mendekati korban dari belakang.

Tanpa basa-basi, ia langsung merampas kalung korban lalu segera melarikan diri dengan motornya.

Korban sempat berteriak meminta bantuan, namun karena kaget dan syok tidak mampu mengejar atau melawan.

Teriakan itu menarik perhatian pedagang lain di sekitar, namun pelaku sudah jauh melarikan diri sebelum mereka bisa bertindak.

Hingga kini belum diketahui apakah korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Peristiwa ini menambah daftar kasus penjambretan di Kuta Utara sejak awal tahun 2026.

Sebelumnya, sejumlah warga juga telah mengeluhkan maraknya kejahatan jalanan pada jam-jam sepi seperti dini hari hingga pagi hari.

Situasi ini dinilai kontras dengan kegiatan patroli yang sering dipublikasikan pihak kepolisian melalui media sosial resmi Polsek Kuta Utara.

Kapolsek Kuta Utara, I Ketut Agus Pasek Sudiana, belum memberikan tanggapan terkait kasus terbaru ini hingga berita ini diterbitkan.

Pada hari yang sama kejadian terjadi, Polda Bali menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung Rupatama Denpasar dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Agung 2026.

Rapat dihadiri jajaran pejabat utama kepolisian dan unsur Forkopimda Provinsi Bali.

Operasi ini disiapkan untuk mengamankan dua momentum keagamaan besar yang berdekatan: Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kapolda Bali Irjenpol Daniel Adityajaya menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan antarumat beragama di Pulau Dewata.

”Mari bersama-sama kita jaga Bali sebagai rumah bersama yang menjunjung tinggi toleransi dan keharmonisan, demi terciptanya keamanan serta kenyamanan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Rapat juga membahas strategi pengamanan, pengaturan lalu lintas, dan antisipasi potensi gangguan.

Namun, kejadian penjambretan di Dalung membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai efektivitas pengawasan dan patroli di lapangan untuk menangkal kejahatan jalanan.***

Editor : Donny Tabelak
#nyepi #Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya #jambret #badung #Polsek Kuta Utara #polda bali #idul fitri